Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Tebing Perkebunan Ambrol, Longsor di Cipanas Timbun Rumah dan Akses Jalan

badge-check

Tebing Perkebunan Ambrol, Longsor di Cipanas Timbun Rumah dan Akses Jalan Perbesar

CIANJUR TIMES – Hujan dengan intensitas tinggi memicu tebing perkebunan di Kampung Gunung Batu, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur mengalami longsor. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (23/1/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB ini mengakibatkan satu unit rumah warga tertimbun material tanah. Tak hanya merusak hunian, material longsor juga menutup akses jalan warga serta menyumbat saluran air di sekitar lokasi kejadian.

Petugas gabungan segera mengevakuasi satu keluarga yang terdampak ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko jatuhnya korban jiwa. Meskipun material tanah menimbun sebagian besar area rumah, penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum reruntuhan tebing menutup akses bangunan mereka.

Evakuasi Warga dan Kendala Cuaca Ekstrem

Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana) Sindangjaya, Budi Kristianto, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari pengurus RW setempat. Beruntung, kerusakan rumah terkonsentrasi pada bagian pintu depan dan dapur sehingga penghuni sempat meloloskan diri. Saat ini, tim di lapangan fokus pada pemantauan situasi untuk mencegah dampak yang lebih luas akibat bencana longsor di Cipanas tersebut.

“Awalnya kami menerima laporan dari pengurus RW setempat. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena rumah yang tertimbun hanya pintu depan yang menyambung ke dapur,“ ujar Budi Kristianto. Namun, tim evakuasi menghadapi tantangan berat karena hujan deras masih terus mengguyur wilayah Cipanas, sehingga pembersihan material belum bisa berjalan secara maksimal untuk menjamin keamanan personel.

Imbauan Kewaspadaan untuk Masyarakat Desa Sindangjaya

Kepala Desa Sindangjaya, Deden Muhamad Syahir, memastikan bahwa satu kepala keluarga (KK) yang terdampak kini telah mengungsi di rumah kerabat terdekat. Pihak desa memperkirakan kerugian materiil akibat musibah ini mencapai Rp5 juta. Pemerintah desa juga meminta warga yang tinggal di area rawan lereng untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi longsor susulan masih sangat tinggi selama cuaca ekstrem berlangsung.

“Kami akan terus berupaya meski faktor cuaca menjadi kendala utama bagi tim di lapangan. Setelah cuaca membaik, evakuasi akan dilakukan secara maksimal,“ ungkap Deden Muhamad Syahir. Ia juga mengimbau warga agar tetap siaga dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar permukiman. “Kami akan terus siaga dan memantau perkembangan situasi di lokasi,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit untuk Layanan Kesehatan Gratis, Empat di Antaranya Berada di Cianjur

12 Okt 2026 - 05:47 WIB

Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit untuk Layanan Kesehatan Gratis, Empat di Antaranya Berada di Cianjur

Jenazah Membusuk Ditemukan di Cibeber Cianjur, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

12 Okt 2026 - 04:59 WIB

Jenazah Membusuk Ditemukan di Cibeber Cianjur, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

HUT ke-19, RSUD Cimacan Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing

11 Okt 2026 - 20:24 WIB

HUT ke-19, RSUD Cimacan Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing

Perumdam Tirta Mukti Salurkan Air Bersih ke Tiga Kampung di Cibeber

11 Okt 2026 - 19:50 WIB

Perumdam Tirta Mukti Salurkan Air Bersih ke Tiga Kampung di Cibeber

Resah Saluran Air Dipakai BAB, Warga Pasang Pagar Bambu di Bekas Longsor Cugenang

11 Okt 2026 - 19:33 WIB

Resah Saluran Air Dipakai BAB, Warga Pasang Pagar Bambu di Bekas Longsor Cugenang
Trending di Berita