CIANJUR TIMES – Insiden memilukan kembali menimpa Toko Sanya Cianjur yang berlokasi di Jalan Dr. Muwardi, Kelurahan Muka, Kabupaten Cianjur pada Sabtu (24/1/2026). Si jago merah mengamuk sekitar pukul 14.30 WIB dan melahap bangunan dengan sangat cepat. Peristiwa ini merupakan kejadian kedua dalam kurun waktu hanya sepuluh hari, setelah sebelumnya toko yang sama sempat mengalami kebakaran kecil pada Rabu (14/1/2026).
Jika pada insiden pertama api berhasil dicegah oleh aksi heroik juru parkir, kali ini kobaran api jauh lebih besar dan sulit terkendali. Api bermula dari bagian gudang belakang sebelum akhirnya merembet ke seluruh area utama. Petugas harus berjibaku selama dua setengah jam untuk menjinakkan si jago merah di tengah kepulan asap hitam yang pekat.
Kolaborasi Lintas Instansi dan Pengerahan Water Canon
Penanganan kebakaran di Toko Sanya Cianjur ini melibatkan kerja sama besar antara berbagai pihak. Selain tim Pemadam Kebakaran, Kepolisian Resor Cianjur serta Perumdam turut mengerahkan bantuan armada tangki air. Polisi bahkan menurunkan kendaraan pengendali massa atau water canon untuk mempercepat proses pemadaman di area bangunan yang sangat rapat tersebut.
Kapolres Cianjur, AKBP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan bahwa hampir 10 unit armada dari berbagai instansi terjun langsung ke lokasi. Kerja kolaboratif ini menjadi kunci utama agar api tidak merembet ke pemukiman di sekitarnya. “Total armada yang dikerahkan hampir 10 unit dari berbagai instansi. Seluruh sarana pemadaman, baik water canon tank maupun armada khusus dikerahkan untuk pemadaman. Ini murni kerja kolaboratif,“ ujarnya.
Penyelidikan Forensik Cari Penyebab Pasti Sumber Api
Meskipun api sudah padam sekitar pukul 17.00 WIB, petugas masih terus melakukan pendinginan di area puing-puing bangunan. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun perkiraan kerugian materiil mencapai angka yang sangat besar. Pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan terkait pemicu api dan memilih untuk menggandeng tim ahli guna penyelidikan lebih mendalam.
“Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan lebih lanjut, nanti akan kami sampaikan kembali. Kami akan menggunakan peran dan fungsi forensik dari Labfor Polri untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” terangnya.***












