Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Waspada Infeksi Paru-paru! RSUD Cimacan Edukasi Masyarakat Kenali Gejala dan Pencegahan Pneumonia

badge-check

Waspada Infeksi Paru-paru! RSUD Cimacan Edukasi Masyarakat Kenali Gejala dan Pencegahan Pneumonia Perbesar

CIANJUR TIMES – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Pneumonia. Infeksi saluran pernapasan ini berpotensi menyerang berbagai kelompok usia dan berdampak serius pada fungsi paru-paru. Edukasi ini dilakukan untuk menekan angka kasus di Cianjur.

Dokter RSUD Cimacan, dr. Shelly, dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa Pneumonia merupakan kondisi medis yang tidak boleh diabaikan. Kondisi ini membuat kantung udara di paru-paru terisi cairan, yang kemudian menyebabkan batuk, demam, hingga sesak napas.

“Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang membuat kantung udara terisi cairan. Kondisi ini dapat menyebabkan batuk, demam, hingga sesak napas,” ujar dr. Shelly.

Meskipun penyakit ini umum terjadi, terdapat kelompok rentan yang memiliki risiko lebih tinggi jika terpapar. “Pneumonia bisa menyerang siapa saja, terutama bayi, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah,” tambahnya.

Penyebab, Gejala, dan Imbauan Medis

Penyebab Pneumonia cukup beragam, mulai dari bakteri, virus, hingga jamur. Risiko infeksi ini akan meningkat signifikan pada perokok, orang yang tinggal di lingkungan tidak bersih, serta penderita penyakit kronis.

Masyarakat diimbau peka terhadap sejumlah gejala klinis yang muncul. Gejala tersebut meliputi batuk berdahak atau kering yang persisten, sesak napas, demam menggigil, hingga nyeri dada.

“Jika gejala semakin berat, segera periksakan ke fasilitas kesehatan,” tegas dr. Shelly mengingatkan masyarakat agar tidak menunda penanganan.

Strategi Pencegahan Pneumonia Melalui Vaksinasi dan PHBS

Untuk menekan angka kasus Pneumonia, RSUD Cimacan menekankan pentingnya langkah pencegahan dini. Upaya medis yang dr. Shelly sarankan adalah melakukan vaksinasi influenza dan pneumokokus. Selain itu, penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci utama pertahanan tubuh.

Langkah pencegahan non-medis yang dapat masyarakat lakukan antara lain rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, dan menghindari paparan asap rokok. Kondisi lingkungan rumah juga perlu menjadi perhatian dengan memastikan kebersihan dan ventilasi yang baik.

“Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kebersihan, ventilasi, makan makanan bergizi, dan istirahat cukup,” jelasnya.

Menutup keterangannya, dr. Shelly mengajak masyarakat untuk proaktif menjaga kesehatan organ pernapasan demi kualitas hidup yang lebih baik. “Paru sehat hidup lebih kuat, cegah Pneumonia dengan vaksinasi, hindari rokok, dan menjaga pola hidup sehat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

20 Okt 2026 - 16:58 WIB

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

20 Okt 2026 - 14:43 WIB

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

Kekeringan Masih Berlanjut, Distribusi Air Bersih di Cianjur Capai 20 Ribu Liter per Hari

20 Okt 2026 - 14:25 WIB

Kekeringan Masih Berlanjut, Distribusi Air Bersih di Cianjur Capai 20 Ribu Liter per Hari

Stok Pupuk Bersubsidi Cianjur Tercatat 8.271 Ton Jelang Musim Tanam

20 Okt 2026 - 14:12 WIB

Stok Pupuk Bersubsidi Cianjur Tercatat 8.271 Ton Jelang Musim Tanam

HUT ke-19 RSUD Cimacan, Kapasitas Rawat Inap Dikembangkan Jadi 200 Tempat Tidur

19 Okt 2026 - 08:55 WIB

HUT ke-19 RSUD Cimacan, Kapasitas Rawat Inap Dikembangkan Jadi 200 Tempat Tidur
Trending di Berita