Menu

Mode Gelap
Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

Berita

Pilu! Warga Tandu Lansia di Cianjur Gara-gara Akses Jalan Sempit Tak Bisa Dilewati Mobil

badge-check


					tangkapan layar video saat warga Kampung Bojonghuni, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku menandu serang lansia karena akses jalan yang sempit tidak bisa dilalui Ambulan. Perbesar

tangkapan layar video saat warga Kampung Bojonghuni, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku menandu serang lansia karena akses jalan yang sempit tidak bisa dilalui Ambulan.

CIANJUR TIMES – Sebuah kejadian pilu terekam di Cianjur, ketika seorang lansia sakit parah harus ditandu menggunakan sarung dan bambu karena ambulans tidak bisa menjangkau rumahnya. Peristiwa yang terjadi di Kampung Bojonghuni, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku, ini menyoroti minimnya infrastruktur jalan yang sudah menjadi masalah menahun.

Dalam video yang beredar, dua warga terlihat menandu seorang lansia bernama H. Karnudin (80) melalui gang sempit sejauh ratusan meter. Nura (28), seorang warga setempat, mengatakan lansia tersebut ditandu karena kondisinya sangat lemah dan tidak mampu duduk di sepeda motor.

“Kejadiannya Jumat (29/8) malam. Dari rumahnya ke jalan besar tempat ambulans menunggu itu 300 meter. Jadi ditandu sejauh itu. Karena duduk di sepeda motor pun sudah tidak bisa,” kata Nura, Senin (1/9/2025).

Menurut warga, kondisi ini sudah terjadi selama puluhan tahun. Mereka sering kali harus menandu warga yang sakit atau ibu hamil menuju jalan utama. Selain itu, hasil panen pun harus warga angkut dengan cara dipanggul atau menggunakan sepeda motor karena akses mobil yang tidak ada.

Warga sudah berulang kali mengajukan permohonan pelebaran jalan, bahkan siap menyumbangkan tanah dan bangunan mereka. Namun, rencana ini selalu gagal terealisasi.

Camat Cilaku, Deni Widya Lesmana, membenarkan bahwa lokasi tersebut merupakan jalan gang yang tidak bisa masuk kendaraan roda empat. Ia menjelaskan, pemerintah sudah sempat berdiskusi dengan warga untuk pelebaran jalan.

“Sempat ada rencana pelebaran. Warga juga siap urunan untuk pembebasan tanahnya. Tapi ada satu lokasi yang pemiliknya tidak menjual tanah dan bangunannya, sehingga nanti sulit. Kalau dari depan lebar tapi di tengah-tengahnya sempit kan jadinya tetap tidak bisa jadi akses mobil,” kata Deni.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik

8 Juni 2026 - 09:04 WIB

PPPK Sekolah Rakyat

CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas

8 Juni 2026 - 08:35 WIB

ccn

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur
Trending di Berita