Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Polres Bentuk Satgas Anti Premanisme, Siap Berantas Aksi Ilegal di Cianjur

badge-check

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonki Dilatha. (Foto: cianjurtimes.com) Perbesar

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonki Dilatha. (Foto: cianjurtimes.com)

Cianjur Times – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme untuk memberantas berbagai tindakan ilegal yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang meresahkan masyarakat di Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yongky Dilatha, di Cianjur, Jumat, menyatakan bahwa satgas ini akan bergerak cepat. Begitu menerima informasi terkait aksi premanisme atau tindakan ilegal yang menimpa berbagai kalangan masyarakat, termasuk pelaku usaha, satgas akan bertindak.

“Kami tidak akan mentolerir aksi premanisme. Sebelum melakukan penindakan, kami akan melakukan berbagai langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum,” katanya.

Sebelum mengambil tindakan tegas, Kapolres menuturkan, petugas kepolisian akan menerapkan berbagai cara pencegahan. Khususnya di sejumlah titik yang masuk kategori rawan aksi premanisme, mereka akan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Meskipun hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan spesifik terkait aksi premanisme yang meresahkan. Namun, lebih banyak laporan yang masuk mengenai aksi kekerasan jalanan yang melibatkan gerombolan bermotor dengan senjata tajam.

“Jika ada laporan terkait aksi premanisme, terutama yang berdampak pada iklim investasi di Cianjur, kami akan langsung mengambil tindakan tegas. Kami tidak akan main-main,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan pengawasan dan pengamanan, Polres Cianjur juga berkoordinasi dengan berbagai kalangan di Cianjur. Tujuannya agar penanganan yang mereka lakukan dapat maksimal dan efektif, termasuk dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam Satgas anti premanisme di Cianjur.

“Untuk mengidentifikasi permasalahan, penyebab, hingga cara penyelesaian aksi premanisme. Kami membutuhkan bantuan dari berbagai kalangan masyarakat karena kepolisian tidak mungkin bekerja sendiri,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari TNI/Polri, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Khususnya dalam melakukan pengawasan dan membuat laporan ketika mendapati aksi premanisme serta penyakit masyarakat lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hari Santri 2026, Mahasiswa Ajak Cianjur Evaluasi Nilai Tatar Santri

22 Okt 2026 - 11:09 WIB

Hari Santri 2026, Mahasiswa Ajak Cianjur Evaluasi Nilai Tatar Santri

Sepeda Motor Guru SMP di Cianjur Dicuri, Pelaku Diduga Todongkan Pistol

21 Okt 2026 - 19:14 WIB

Sepeda Motor Guru SMP di Cianjur Dicuri, Pelaku Diduga Todongkan Pistol

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

20 Okt 2026 - 16:58 WIB

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

20 Okt 2026 - 14:43 WIB

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

Kekeringan Masih Berlanjut, Distribusi Air Bersih di Cianjur Capai 20 Ribu Liter per Hari

20 Okt 2026 - 14:25 WIB

Kekeringan Masih Berlanjut, Distribusi Air Bersih di Cianjur Capai 20 Ribu Liter per Hari
Trending di Berita