Menu

Mode Gelap
Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat Sehari Setelah Dicopot Presiden Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hendayana Ditahan Kejagung

Berita

Gubernur Jabar: ASN Boleh Libur atau WFH Jika Orang Tua Sakit atau dalam Keadaan Darurat

badge-check


					Gubernur Jabar: ASN Boleh Libur atau WFH Jika Orang Tua Sakit atau dalam Keadaan Darurat Perbesar

CIANJUR TIMESGubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meluncurkan program bertajuk “Nyaah ka Indung” sebagai bentuk kepedulian terhadap pegawai negeri yang memiliki orang tua dalam kondisi darurat atau sakit. Melalui program ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapatkan izin mengambil cuti atau bekerja dari rumah untuk merawat orang tua mereka.

Gubernur mengumumkan kebijakan tersebut pada Jumat (11/4/2025) dan menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih manusiawi di lingkungan pemerintahan.

“Jika orang tua ASN sedang dalam keadaan darurat, seperti sakit berat, maka pegawai bisa menjalankan pekerjaan dari rumah atau mengambil libur,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia menambahkan bahwa keputusan itu tergantung pada jenis tugas yang ASN Jalankan. Bila ASN dapat mengerjakan pekerjaannya dari jarak jauh, maka tidak perlu hadir langsung ke kantor.

“Pekerjaan bisa dilakukan dari rumah, tergantung pada jenisnya. Bila memungkinkan untuk mendapat backup dari rekan kerja, maka ASN tersebut bisa lebih fokus merawat ibunya,” lanjut Dedi.

Program Nyaah ka Indung menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kekeluargaan yang kental di Jawa Barat. Menurut Dedi, kesempatan bagi pegawai untuk merawat orang tua adalah bagian dari pengabdian yang tidak ada komprominya.

“Ini adalah bentuk penghormatan kita terhadap orang tua. Mengabdi kepada ibu itu bukan hal sepele, justru bagian penting dari kehidupan,” tegasnya.

Kebijakan ASN yang Manusiawi dan Responsif

Sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut sebagai langkah progresif dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih empatik. Terlebih, dalam situasi darurat keluarga, sering kali ASN menghadapi dilema antara tanggung jawab kerja dan keluarga.

Dengan program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap ASN bisa menjaga keseimbangan antara tugas profesional dan nilai-nilai kemanusiaan.(vit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur

Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

6 Juni 2026 - 20:10 WIB

dapur MBG Cianjur

Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat

5 Juni 2026 - 19:24 WIB

kepulangan jemaah haji cianjur
Trending di Berita