Menu

Mode Gelap
Diskumdagin Cianjur Catat 360 Koperasi Desa Merah Putih Telah Kantongi Legalitas Hukum Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Hasil Bulan Dana PMI Cianjur 2025 Capai Rp1 Miliar Data Pusat Berkurang, Status UHC Prioritas Cianjur Berada dalam Ancaman Polisi Ringkus Komplotan Begal di Cianjur, Dua Pelaku Ternyata Kakak Beradik Sempat Nonaktif? Kemensos Pastikan Cara Reaktivasi BPJS PBI Lebih Mudah Antisipasi Lonjakan Pemakaian, Perumdam Tirta Mukti Sesuaikan Jadwal Layanan Distribusi Air Selama Ramadan

Berita

Kalah dari Filipina, Timnas Indonesia Gagal Melaju ke Semifinal Piala AFF 2024

badge-check


					Ekspresi kecewa pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan setelah gagal mencetak gol ke gawang Filipina pada laga Grup B Piala AFF 2024 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2024). (Bola.com/Abdul Aziz) Perbesar

Ekspresi kecewa pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan setelah gagal mencetak gol ke gawang Filipina pada laga Grup B Piala AFF 2024 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

CIANJURTIMES, Solo – Tim Nasional Indonesia harus menelan pil pahit pada laga terakhir Grup B Piala AFF 2024. Skuad Garuda takluk dari Timnas Filipina dengan skor tipis 0-1 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024). Hasil ini membuat Indonesia gagal melaju ke babak semifinal.

Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain terbuka dan saling jual beli serangan. Namun, nasib buruk menimpa Indonesia pada babak pertama ketika kapten tim, Muhammad Ferarri, harus diganjar kartu merah.

Kehilangan satu pemain membuat permainan Indonesia sedikit terganggu.
Memasuki babak kedua, Filipina semakin menguasai jalannya pertandingan. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58.

Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Indonesia melakukan handball di kotak penalti.

Eksekusi penalti oleh Bjorn Martin Davis Kristensen gagal diantisipasi kiper Indonesia dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Filipina.

Indonesia berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-1 untuk kemenangan Filipina tidak berubah.

Kekalahan ini membuat Indonesia hanya mampu mengumpulkan 4 poin dari empat pertandingan dan harus puas berada di posisi ketiga klasemen akhir Grup B.

Analisis Pertandingan Timnas Indonesia vs Filipina

Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia dan para pendukungnya. Beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab kekalahan ini antara lain:

Kartu Merah: Kehilangan Muhammad Ferarri akibat kartu merah membuat lini belakang Indonesia menjadi rapuh dan kesulitan untuk mengimbangi permainan Filipina.

Efisiensi: Filipina mampu memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan dengan baik, sementara Indonesia gagal memaksimalKan peluang yang dimiliki.

Tekanan Mental: Tekanan untuk lolos ke semifinal mungkin sedikit mengganggu konsentrasi para pemain Indonesia


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan. Ia mengakui bahwa timnya bermain kurang maksimal dan banyak membuat kesalahan.

“Saya sangat kecewa dengan hasil ini. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi nasib berkata lain. Kartu merah membuat permainan kami menjadi sulit. Kami harus belajar dari kesalahan ini dan menatap ke depan,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, salah satu pemain Indonesia, Pratama Arhan, juga mengungkapkan kekecewaannya.

“Kami sudah berjuang keras, tetapi hasil tidak sesuai harapan. Kami akan terus berlatih dan memperbaiki diri untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” kata Arhan.

Kekalahan ini tentunya menjadi evaluasi bagi Timnas Indonesia. Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim, baik dari segi teknis maupun non-teknis. Selain itu, para pemain juga harus meningkatkan kualitas individu dan permainan tim agar dapat meraih prestasi yang lebih baik di masa depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskumdagin Cianjur Catat 360 Koperasi Desa Merah Putih Telah Kantongi Legalitas Hukum

12 Februari 2026 - 09:04 WIB

koperasi desa merah putih

Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Hasil Bulan Dana PMI Cianjur 2025 Capai Rp1 Miliar

12 Februari 2026 - 08:53 WIB

bulan dana pmi

Data Pusat Berkurang, Status UHC Prioritas Cianjur Berada dalam Ancaman

11 Februari 2026 - 08:09 WIB

UHC Prioritas

Polisi Ringkus Komplotan Begal di Cianjur, Dua Pelaku Ternyata Kakak Beradik

9 Februari 2026 - 22:02 WIB

kelompok begal di cianjur

Sempat Nonaktif? Kemensos Pastikan Cara Reaktivasi BPJS PBI Lebih Mudah

9 Februari 2026 - 21:37 WIB

cara reaktivasi bpjs pbi
Trending di Berita