Menu

Mode Gelap
Sinergi Polsek Warungkondang dan Petani Berbuah Panen 6 Ton Jagung di Gekbrong Menjaga Identitas Cianjur sebagai Tatar Santri di Tengah Arus Modernisasi Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida Kebun Raya Cibodas Tetapkan Tarif Baru, Pengelola Pastikan Sesuai Aturan PNBP BRIN Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida Analisis Kritis Kondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global

Berita

BKAD Cianjur Tingkatkan Kapasitas Lewat Bimtek Proses Bisnis E-Evaluasi APBD dalam SIPD-RI

badge-check


					BKAD Cianjur Tingkatkan Kapasitas Lewat Bimtek Proses Bisnis E-Evaluasi APBD dalam SIPD-RI Perbesar

Cianjur – Guna terciptanya keselarasan dalam APBD, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cianjur mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Proses Bisnis E-Evaluasi APBD dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI), Jumat (30/8/2024).

Kegiatan tersebut digelar oleh Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah di Hotel Grand Tjokro Premiere Bandung, Jawa Barat dan diikuti ratusan perwakilan BPKAD Provinsi se-Indonesia.

Plh. sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Hendriwan menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman terhadap proses bisnis Evaluasi APBD dari Kemendagri terhadap pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota di bawahnya.

“Bimbingan Teknis kali ini diselenggarakan guna menindaklanjuti ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional. Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 7 ayat (5) bahwa Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Provinsi dilakukan Penilaian oleh Menteri Dalam Negeri,” terangnya dalam sambutan.

Ia menambahkan, Dengan adanya E-Evaluasi APBD dalam SIPD, diharapkan akan tercipta keselarasan dalam APBD mulai dari proses Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), hingga penetapan APBD. E-Evaluasi ini juga memungkinkan setiap daerah untuk memantau proses jalannya dokumen yang dievaluasi.
“Selain itu, sistem ini menyediakan menu yang memungkinkan pengguna untuk melihat perhitungan mandatory spending secara langsung,” ucapnya.

Kepala Bidang Anggaran BKAD Kabupaten Cianjur, Ira Soraya hadir bersama staff dalam pertemuan tersebut. Mereka turut aktif dalam menyimak setiappemaparan dari pemateri dan tenaga ahli dari berbagai provinsi di Indonesia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi Polsek Warungkondang dan Petani Berbuah Panen 6 Ton Jagung di Gekbrong

14 Juni 2026 - 20:11 WIB

Polsek Warungkondang

Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida

12 Juni 2026 - 13:09 WIB

Polsek mande

Kebun Raya Cibodas Tetapkan Tarif Baru, Pengelola Pastikan Sesuai Aturan PNBP BRIN

11 Juni 2026 - 15:19 WIB

Tarif Kebun raya Cibodas

Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida

11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ketahanan Pangan

SMKN 1 Cipanas Jadi Sekolah Percontohan Nasional Pendidikan Vokasi Pariwisata

9 Juni 2026 - 09:45 WIB

smkn 1 cipanas
Trending di Berita