Menu

Mode Gelap
Palace Park Cipanas Resmi Dibuka, Hadirkan Ruang Kreatif Gratis bagi UMKM dan Komunitas Dukung Swasembada Pangan, Polsek Agrabinta Dampingi Panen 5 Ton Jagung Hibrida di Wanasari Polsek Bojongpicung Dampingi Petani tanam Jagung Hibrida di Haurwangi Polres dan BNNK Cianjur Ungkap Peredaran 270 gram Sabu, Tiga Tersangka Diamankan Liburan Sekolah 2026, Taman Wisata Alam Sevillage Siapkan Paket Edukasi dan Promo Penginapan Bupati Cianjur Ajak ASN dan Warga Rutin Donor Darah untuk Jaga Ketersediaan Stok

Berita

Warung-warung Darurat Penuhi Kawasan Warpat Puncak, Pedagang Klaim Tak Dapat tempat

badge-check


					Sejumlah Pedagang nekat kembali berjualan di kawasan yang sudah ibongkar Pemkab bogor dengan mendirikan warung darurat. (Foto : Istimew) Perbesar

Sejumlah Pedagang nekat kembali berjualan di kawasan yang sudah ibongkar Pemkab bogor dengan mendirikan warung darurat. (Foto : Istimew)

CIANJURTIMES, Cianjur – Warung – warung darurat mulai terlihat memenuhi sekitar Kawasan Warpat, Puncak, Bogor. Para pedagang terlihat mendirikan tenda-tenda terpal di atas puing bangunan warung yang beberapa waktu lalu dibongkar petugas.

Meskipun tidak permanen seperti sebelumnya, warung darurat tersebut tetap tertata rapi dengan menyediakan meja dan kursi.

“Iya beberapa pekan setelah penertiban para pemilik warung di sini membangun lagi warungnya. Tapi tidak permanen seperti sebelumnya, hanya pakai terpal sebagai warung darurat,” ujar salah seorang pedagang warung darurat yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (12/10/2024).

BACA JUGA : Kemacetan Puncak jadi ‘Mimpi Buruk’ Pengendara di Libur Panjang

Ia menyebut, warung darurat miliknya dibangun kembali beberapa pekan setelah penertiban. Selain itu, warung pun buka hingga larut malam sama seperti sebelumnya.

“Bukanya sampai malam. Tapi memang belum banyak yang beli. Karena tahunya kan sudah ditertibkan dan tidak ada lagi aktivitas di sini,” paparnya.

Menurutnya, para pedagang nekat kembali mendirikan warung dan berjualan di Warpat, karena tidak semua pedagang mendapatkan tempat di lokasi sudah disiapkan Pemkab Bogor.

“Kami tidak kebagian tempat di sana, jadinya kembali berjualan di sini,” sebutnya.

Ia menjelaskan, pembangunan warung darurat ini berasal dari modal sendiri. Sehingga pembangunannya sederhana, tapi tetap ditata rapi.

“Modal pakai uang sendiri untuk beli terpal dan bambu. Kalau nanti ditertibkan lagi ya kami ikut saja,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Palace Park Cipanas Resmi Dibuka, Hadirkan Ruang Kreatif Gratis bagi UMKM dan Komunitas

18 Juni 2026 - 07:38 WIB

Palace Park

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Agrabinta Dampingi Panen 5 Ton Jagung Hibrida di Wanasari

16 Juni 2026 - 19:05 WIB

panen jagung hibrida di agrabinta

Polsek Bojongpicung Dampingi Petani tanam Jagung Hibrida di Haurwangi

15 Juni 2026 - 13:04 WIB

polsek bojongpicung

Polres dan BNNK Cianjur Ungkap Peredaran 270 gram Sabu, Tiga Tersangka Diamankan

15 Juni 2026 - 11:09 WIB

narkotika

Liburan Sekolah 2026, Taman Wisata Alam Sevillage Siapkan Paket Edukasi dan Promo Penginapan

15 Juni 2026 - 10:24 WIB

liburan sekolah 2026
Trending di Berita