Menu

Mode Gelap
Arus Pendek Listrik Picu Kebakaran di Desa Gadog Pacet STAI Al-Azhary Resmi Berubah Status Menjadi IAI Al-Azhary Cianjur Nekat Beraksi di Trotoar, Peredaran Obat Terlarang di Cianjur Makin Terbuka Saat Ramadan Polisi Tetapkan Tersangka Penganiayaan di Cugenang, Kasus Labu Siam Berujung Kematian Operasi SAR Berhasil, Jasad Nelayan di Cidaun Ditemukan Sejauh 17 Kilometer dari Perahu BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, El Nino Berpotensi Muncul

Berita

Puluhan Orang Keracunan Nasi Kotak di Sukaluyu, Cianjur

badge-check


					Korban keracunan makanan di Sukaluyu, Cianjur tengah mendapat perawatan. (Foto : Istimewa) Perbesar

Korban keracunan makanan di Sukaluyu, Cianjur tengah mendapat perawatan. (Foto : Istimewa)

CIANJURTIMES, Cianjur – 41 orang warga Kampung Boregah, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap nasi kotak dari acara tahlilan, Senin (30/9/2024). 10 di antara korban tersebut adalah anak-anak.

Informasi yang berhasil Cianjur Times himpun menyebutkan, keracunan massal tersebut bermula ketika warga dari dua kampung di Desa Panyusuhan, yakni Kampung Babakan Lamping dan Kampung Bodegah mengikuti tahlilan 100 hari meninggalnya salah seorang warga.

Warga langsung merasakan mual, pusing, dan muntah-muntah usai menyantap nasi kotak dari acara tersebut.

“Tidak ada tanda apapun saat menyantap nasi kotak yang diberikan, namun selang beberapa menit perut terasa mual, pusing, diikuti muntah-muntah. Hal yang sama dirasakan warga lainnya, saya langsung dibawa ke puskesmas sama suami,” kata Rosita (27), salah seorang warga yang mengalami keracunan.

Mengutip dari Antara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cianjur dr Frida Laila Yahya di Cianjur Senin mengatakan, hingga Senin petang jumlah warga yang mendapat pelayanan medis di Puskesmas Sukaluyu terus bertambah, 10 orang di antaranya anak-anak.

“Hingga Senin petang jumlah korban keracunan terus bertambah dari 26 orang menjadi 41 orang. Empat orang di antaranya dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur karena mengalami keracunan cukup parah, dan 10 orang lainnya merupakan anak-anak,” katanya.

Pihaknya memperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah karena keterangan dari keluarga yang menggelar tahlilan 100 hari meninggalnya anggota keluarganya, sudah membagikan sekitar 100 bungkus nasi kotak pada warga sekitar.

“Kami sudah meminta tenaga kesehatan untuk jemput bola menyisir rumah warga serta melakukan penanganan langsung, ketika keracunannya parah langsung di rujuk ke puskesmas atau rumah sakit,” katanya.

BACA JUGA : Galian Pasir Longsor di Cianjur Tewaskan Seorang Operator Alat Berat

keracunan massal
Korban keracunan saat dirawat di Puskesmas Sukaluyu. (Foto : Istimewa)

4 Korban Keracunan Dirujuk ke Rumah Sakit

Kepala Puskesmas Sukaluyu Nurul Hadie mengatakan, awalnya korban yang datang ke puskesmas dengan keluhan mual, pusing dan muntah hanya beberapa orang. Namun hingga Senin petang jumlahnya terus bertambah mencapai 41 orang.

“Melihat ada warga yang datang dengan keluhan yang sama, kami langsung mengirim tenaga kesehatan ke perkampungan warga untuk memastikan. Ternyata banyak warga yang mengeluhkan hal sama setelah menyantap nasi kotak dari tahlilan,” katanya.

Hingga malam menjelang, tutur dia, tim kesehatan masih melakukan penyisiran ke rumah warga guna memastikan kondisi kesehatan warga. Diperkirakan sekitar 100 orang mendapat nasi kotak yang dibagikan usai mengikuti tahlilan.

“Sampai pukul 17.30 WIB warga yang menjalani perawatan di puskesmas terdiri dari 27 orang dewasa, 10 orang anak-anak. sedangkan empat orang dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Arus Pendek Listrik Picu Kebakaran di Desa Gadog Pacet

8 Maret 2026 - 07:35 WIB

kebakaran di desa gadog pacet

STAI Al-Azhary Resmi Berubah Status Menjadi IAI Al-Azhary Cianjur

7 Maret 2026 - 10:08 WIB

IAI Al-Azhary Cianjur

Nekat Beraksi di Trotoar, Peredaran Obat Terlarang di Cianjur Makin Terbuka Saat Ramadan

7 Maret 2026 - 08:21 WIB

Peredaran obat terlarang di cianjur

Polisi Tetapkan Tersangka Penganiayaan di Cugenang, Kasus Labu Siam Berujung Kematian

5 Maret 2026 - 20:58 WIB

tersangka penganiayaan di cugenang

Operasi SAR Berhasil, Jasad Nelayan di Cidaun Ditemukan Sejauh 17 Kilometer dari Perahu

5 Maret 2026 - 20:25 WIB

jasad nelayan di cianjur
Trending di Berita