Menu

Mode Gelap
Krisis Sarana Pendidikan di Cianjur, 469 Ruang Kelas Rusak Berat, Siswa Belajar di Tenda Darurat Okupansi Penginapan Sevillage Cipanas Penuh Tiap Akhir Pekan, Didominasi Kegiatan Gathering Hindari Razia Knalpot Brong, Pemuda di Cianjur Ditangkap Polisi Usai Kedapatan Bawa Celurit RSUD Cimacan Gandeng Sejumlah Asuransi Swasta, Akses Berobat Kini Lebih Mudah Balita di Cianjur Meninggal Diduga Akibat Keracunan MBG, Diagnosis Syok Septik HONOR Pad X8b Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Ramah Keluarga dengan Baterai 10.100 mAh

Berita

Bekerjasama dengan Unpad, DPPKBP3A Cianjur Sosialisasikan RAD PUG

badge-check


					Bekerjasama dengan Unpad, DPPKBP3A Cianjur Sosialisasikan RAD PUG Perbesar

CIANJUR – Bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Cianjur menggelar giat bersama dalam pembuatan rencana aksi daerah (RAD).

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta para kelompok kerja Pengarusutamaan Gender (PUG) Cianjur mengikuti acara yang berlangsung di Hotel Sangga Buana, Jalan Cipanas, Selasa (26/11/2024).

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DPPKBP3A Cianjur, Tenty Maryanti mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rapat koordinasi dan sosialisasi tentang RAD PUG di Cianjur.

“Alhamdulillah untuk tahun ini Kabupaten Cianjur berhasil menyusun RAD untuk tahun 2025 sampai tahun 2030. Untuk PUG itu sendiri merupakan strategi pembangunan yang beraliran gender dan beraliran untuk laki-laki dan perempuan. Itu termasuk di dalamnya dari mulai perencanaan pelaksanaan sampai dengan evaluasi,“ ujarnya.

Ia menjelaskan, aksi gender akan diterapkan di OPD masing-masing. Misal PUTR dalam pembangunan jalan dan jembatan atau Distarkim dalam pembangunan MCK, maka harus ramah untuk gender alias bisa dimanfaatkan semua orang termasuk anak-anak.

“Jadi harus ramah, baik untuk gender laki-laki, perempuan, anak-anak. Termasuk ketika pembuatan trotoar, maka harus ramah bagi semua pengguna jalan termasuk disabilitas,“ katanya.

RAD PUG jadi Indikator keberhasilan DPPKBP3A

Terkait kekerasan terhadap anak, Tenti menyebutkan, terdapat evaluasi dan tingkatannya, seperti tingkat pratama, madya dan utama. Cianjur, sambung dia, sudah berada di tingkat madya alias mengalami peningkatan karena sebelumnya tingkat pratama.

“Dengan program dare to speak bersama dengan Unpad ini, untuk pengaduan dari masyarakat, semua pengaduan meningkat yang sebelumnya hanya puluhan sekarang menjadi ratusan pengaduan. Di situ terlihat kenaikan dalam pengaduan kasus, masyarakat berani untuk bicara,“ bebernya.

Ia menyebutkan, peningkatan program tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan DPPKBP3A Cianjur. Khususnya dalam menyosialisasikan program dare to speak alias berani untuk bicara.

“Alhamdulillah kami bisa menyampaikan kepada masyarakat, bahwa penanganan pelaporan kepada kami, akan kami layani dengan gratis. Dan nomor aduan yang sudah tersebar di semua kantor instansi kecamatan, ataupun di setiap sekolah. Terdapat juga ruang barcode nya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis Sarana Pendidikan di Cianjur, 469 Ruang Kelas Rusak Berat, Siswa Belajar di Tenda Darurat

27 April 2026 - 10:08 WIB

Pendidikan di cianjur

Okupansi Penginapan Sevillage Cipanas Penuh Tiap Akhir Pekan, Didominasi Kegiatan Gathering

27 April 2026 - 00:24 WIB

Agustusan di Sevillage

Hindari Razia Knalpot Brong, Pemuda di Cianjur Ditangkap Polisi Usai Kedapatan Bawa Celurit

27 April 2026 - 00:03 WIB

Razia Knalpot Cianjur

RSUD Cimacan Gandeng Sejumlah Asuransi Swasta, Akses Berobat Kini Lebih Mudah

26 April 2026 - 23:37 WIB

RSUD Cimacan

Balita di Cianjur Meninggal Diduga Akibat Keracunan MBG, Diagnosis Syok Septik

25 April 2026 - 19:11 WIB

Balita meinggal keracunan mbg
Trending di Berita