Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gunung Gede Diperkirakan Capai 20 Hektare, Pemkab dan Polres Tingkatkan Kesiapsiagaan KKN IAI Al-Azhary Gelar Edukasi Demokrasi bagi Pemilih Pemula di SMA Terbuka Karyabakti Cihea Hari Keempat Kebakaran Gunung Gede, Empat Titik Bara Api Masih Terpantau Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau Dana Pensiun PNS Tembus Rp 1 Miliar, Cek Faktanya Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

Berita

BKAD Cianjur Tingkatkan Kapasitas Lewat Bimtek Proses Bisnis E-Evaluasi APBD dalam SIPD-RI

badge-check

BKAD Cianjur Tingkatkan Kapasitas Lewat Bimtek Proses Bisnis E-Evaluasi APBD dalam SIPD-RI Perbesar

Cianjur – Guna terciptanya keselarasan dalam APBD, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cianjur mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Proses Bisnis E-Evaluasi APBD dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI), Jumat (30/8/2024).

Kegiatan tersebut digelar oleh Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah di Hotel Grand Tjokro Premiere Bandung, Jawa Barat dan diikuti ratusan perwakilan BPKAD Provinsi se-Indonesia.

Plh. sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Hendriwan menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman terhadap proses bisnis Evaluasi APBD dari Kemendagri terhadap pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota di bawahnya.

“Bimbingan Teknis kali ini diselenggarakan guna menindaklanjuti ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional. Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 7 ayat (5) bahwa Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Provinsi dilakukan Penilaian oleh Menteri Dalam Negeri,” terangnya dalam sambutan.

Ia menambahkan, Dengan adanya E-Evaluasi APBD dalam SIPD, diharapkan akan tercipta keselarasan dalam APBD mulai dari proses Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), hingga penetapan APBD. E-Evaluasi ini juga memungkinkan setiap daerah untuk memantau proses jalannya dokumen yang dievaluasi.
“Selain itu, sistem ini menyediakan menu yang memungkinkan pengguna untuk melihat perhitungan mandatory spending secara langsung,” ucapnya.

Kepala Bidang Anggaran BKAD Kabupaten Cianjur, Ira Soraya hadir bersama staff dalam pertemuan tersebut. Mereka turut aktif dalam menyimak setiappemaparan dari pemateri dan tenaga ahli dari berbagai provinsi di Indonesia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran Gunung Gede Diperkirakan Capai 20 Hektare, Pemkab dan Polres Tingkatkan Kesiapsiagaan

11 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Kebakaran gunung gede

KKN IAI Al-Azhary Gelar Edukasi Demokrasi bagi Pemilih Pemula di SMA Terbuka Karyabakti Cihea

11 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Pendidikan Demokrasi

Hari Keempat Kebakaran Gunung Gede, Empat Titik Bara Api Masih Terpantau

10 Agustus 2026 - 08:17 WIB

kebakaran gunung gede

Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau

9 Agustus 2026 - 20:37 WIB

tirta mukti cianjur

Dana Pensiun PNS Tembus Rp 1 Miliar, Cek Faktanya

9 Agustus 2026 - 20:10 WIB

dana pensiun pns
Trending di Berita