Menu

Mode Gelap
Polres Cianjur Bongkar Sindikat Curanmor, Enam Tersangka dan 34 Motor Diamankan Volume Kendaraan Naik 20 Persen, Polres Cianjur Berlakukan One Way di Jalur Puncak RSUD Cimacan Sembelih Satu Sapi dan Sembilan Kambing pada Idul Adha 2026 Harga Emas Antam Turun Rp13.000 Saat Idul Adha 2026, Simak Rincian Terbarunya 40 Bangunan Liar di Kawasan Puncak Cianjur Dibongkar, Pemprov Fokus Tata Jalur Wisata Penutupan Gunung Gede Pangrango Saat Idul Adha, Pendaki Ilegal Terancam Sanksi Tegas

Berita

DPMD Cianjur Proyeksikan BUMDes Terlibat Program Makan Bergizi Gratis

badge-check


					DPMD Cianjur Proyeksikan BUMDes Terlibat Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

CIANJUR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berpeluang bisa mengambil bagian pada penyediaan bahan pangan untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Harapannya, BUMDes bisa berdaya, sehingga mengangkat perekonomian di desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Iwan Setiawan, mengatakan berkaitan dengan peran BUMDes pada program MBG sudah mulai dibahas. Bahkan, Kementerian Desa menginginkan BUMDes bisa ambil bagian.
“Sudah ada arahan dari pusat. Kami juga merapatkan bagaimana peran BUMDes dalam penyediaan bahan baku untuk program makan bergizi gratis,” lanjutnya, Kamis (15/11).

Secara teori, kata dia, memang terlihat mudah memerankan BUMDes pada program tersebut. Tapi pada praktiknya butuh konsep yang memang harus matang.

“Itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Persyaratan BUMDes pun, selain punya potensi untuk penyediaan sembako, juga harus diikuti legalitasnya. Ini berkaitan dengan proses barang dan jasa yang ada di BUMDes,” tuturnya.

Di Kabupaten Cianjur, tambahnya, saat ini sedang disiapkan BUMDes-BUMDes yang cukup potensial menyediakan produksi, terutama pada sektor pertanian. Potensi tersebut disesuaikan dengan wilayah.

“Misalnya untuk pengadaan sayuran, BUMDes yang ada di wilayah utara cukup potensial. Seperti di Cipanas, Cimacan, di Sukanagara juga. Kemudian untuk daerah yang punya potensi penyediaan beras ada di Ciranjang, Bojongpicung, ataupun Cikalongkulon,” ungkapnya.

Secara teknis, kata Iwan, butuh pemetaan lebih detail. Sebab, potensi-potensi itu harus disinkronkan dengan kebutuhan.

“Misalnya di Kecamatan Cikalongkulon, kebutuhan MBG itu volumenya berapa?. Nah, kita sinkronkan dengan BUMDes yang harus menyiapkan sesuai kebutuhannya. Nanti, BUMDes berkoordinasi dengan dinas teknis untuk memproyeksikan volume kebutuhan itu bisa terpenuhi dengan sekali panen, dua kali panen, atau berapa kali panen,” imbuh dia.

Di Kabupaten Cianjur terdapat 354 BUMDes atau setiap desa sudah memilikinya 1 unit. Dari jumlah itu, yang dinyatakan sehat hanya sekitar 120 BUMDes. “Sisanya masih dalam proses berkembang,” pungkas Iwan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Cianjur Bongkar Sindikat Curanmor, Enam Tersangka dan 34 Motor Diamankan

1 Juni 2026 - 11:23 WIB

curanmor

Volume Kendaraan Naik 20 Persen, Polres Cianjur Berlakukan One Way di Jalur Puncak

30 Mei 2026 - 20:59 WIB

one way jalur puncak

RSUD Cimacan Sembelih Satu Sapi dan Sembilan Kambing pada Idul Adha 2026

30 Mei 2026 - 20:33 WIB

Kurban RSUD Cimacan

Harga Emas Antam Turun Rp13.000 Saat Idul Adha 2026, Simak Rincian Terbarunya

28 Mei 2026 - 06:05 WIB

Harga Emas Antam Hari ini

40 Bangunan Liar di Kawasan Puncak Cianjur Dibongkar, Pemprov Fokus Tata Jalur Wisata

28 Mei 2026 - 05:46 WIB

bangunan liar di kawasan Puncak Cianjur
Trending di Berita