Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026

badge-check

Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026 Perbesar

CIANJUR TIMES, Cipanas — Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) memperpanjang penutupan kegiatan pendakian di kawasan Gunung Gede Pangrango pascakebakaran yang terjadi di sekitar Kawah Wadon.

Perpanjangan penutupan pendakian berlaku mulai 19 hingga 31 Agustus 2026. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi petugas melanjutkan penanganan pascakebakaran, mulai dari mopping up atau pembersihan sisa bara, pendinginan, pemantauan hingga pengelolaan kawasan terdampak.

Kepala Balai Besar TNGGP Sadtata Noor Adirahmanta mengatakan, keputusan memperpanjang penutupan pendakian dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan pendaki, pengunjung wisata, masyarakat dan penggiat alam bebas, sekaligus kebutuhan penanganan kawasan pascakebakaran.

“Penutupan pendakian ini untuk menjamin keselamatan pendaki, pengunjung wisata, masyarakat dan penggiat alam bebas, sekaligus mengefektifkan proses pengendalian dan penanganan pascakebakaran,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Menurut Sadtata, berdasarkan pemantauan terakhir, tidak terlihat lagi kepulan asap maupun titik api di sekitar kawasan Kawah Wadon. Namun, petugas masih membutuhkan waktu untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman.

“Penanganan kebakaran tidak berhenti ketika titik asap sudah tidak terlihat. Masih perlu proses mop up, pendinginan, pemantauan dan pengelolaan pascakebakaran untuk memastikan tidak ada potensi munculnya kembali titik panas,” katanya.

Seluruh Aktivitas Pendakian Berhenti

Selama masa penutupan, seluruh kegiatan pendakian melalui pintu masuk kawasan TNGGP dihentikan. Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh calon pendaki hingga batas akhir waktu.

Sadtata juga mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk mematuhi keputusan tersebut. Serta tidak memaksakan diri memasuki kawasan pendakian selama penutupan berlangsung.

“Kami mengimbau seluruh calon pendaki, pengunjung wisata, masyarakat dan penggiat alam bebas untuk menghormati penutupan ini. Ini semata-mata untuk keselamatan bersama dan agar proses penanganan pascakebakaran dapat berjalan secara optimal,” tuturnya.

Bagi calon pendaki yang telah melakukan pemesanan pada periode penutupan, BBTNGGP menyediakan mekanisme pengajuan pengembalian dana atau refund. Informasi terkait pengajuan akan Pihak Balai sampaikan melalui WhatsApp resmi BBTNGGP ke nomor yang pengunjung gunakan saat melakukan pendaftaran.

BBTNGGP juga memastikan pemantauan terhadap kawasan terdampak kebakaran tetap berjalan secara berkala. Langkah tersebut untuk mengetahui perkembangan kondisi lapangan sekaligus mengantisipasi apabila ada temuan kembali titik panas atau asap.

“Setelah kondisi benar-benar aman dan proses penanganan selesai, tentu akan menjadi bahan evaluasi. Khususnya untuk menentukan langkah selanjutnya terkait pembukaan kembali kegiatan pendakian,” pungkas Sadtata.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Call Center BBTNGGP di 0811-9155-815. Selain itu, juga bisa melalui kanal media sosial resmi Balai Besar TNGGP.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

17 Okt 2026 - 17:40 WIB

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

16 Okt 2026 - 15:45 WIB

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

16 Okt 2026 - 14:00 WIB

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

15 Okt 2026 - 20:46 WIB

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap

15 Okt 2026 - 16:53 WIB

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap
Trending di Berita