CIANJUR TIMES, Cianjur – Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) XII Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2026 di SMKN 1 Pagelaran, Sabtu (18/7/2026). Santri Madrasah Diniyah dari 32 kecamatan berpartisipasi dalam ajang tersebut. Menjadi wadah untuk mengembangkan prestasi di bidang olahraga dan seni sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda.
Pembukaan PORSADIN XII berlangsung meriah. Ratusan peserta, guru pendamping, serta tamu undangan memadati lokasi kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi santri melalui kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengapresiasi seluruh panitia, guru Madrasah, dan peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan PORSADIN XII.
PORSADIN Bentuk Karakter Santri
Menurutnya, PORSADIN tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter santri yang menjunjung sportivitas, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman.
“PORSADIN bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Tetapi bagaimana kita membangun karakter santri yang sportif, berprestasi, dan memiliki semangat kebersamaan. Saya berharap seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus mengembangkan potensi diri,” ujar Wahyu, Sabtu (18/7/2026).
Ia menilai santri memiliki peran penting sebagai generasi penerus bangsa. Terlebih, tidak hanya menguasai ilmu keagamaan, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi di berbagai bidang.
“Santri adalah aset bangsa. Mereka harus mampu menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap bersaing. Pemerintah Kabupaten Cianjur akan terus mendukung berbagai kegiatan positif. Mendorong lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.
Targetkan Ajang Provinsi
Wahyu berharap PORSADIN XII dapat melahirkan santri-santri berprestasi. Nantinya mampu mewakili Kabupaten Cianjur pada ajang PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat hingga tingkat nasional.
“Semoga dari ajang ini lahir para juara yang mampu membawa nama baik Kabupaten Cianjur di tingkat yang lebih tinggi. Yang terpenting, seluruh peserta tetap menjaga sportivitas, persaudaraan, dan semangat belajar,” pungkasnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarsantri. Serta, mempersiapkan peserta terbaik untuk mewakili Kabupaten Cianjur pada PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat.***










