Menu

Mode Gelap
Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau Dana Pensiun PNS Tembus Rp 1 Miliar, Cek Faktanya Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya Kebakaran Baru Muncul di Kawasan Kawah Gunung Gede, Relawan Perkirakan Area Terdampak 5 Hektare Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede

Berita

Usai Insiden Evakuasi Pendaki, TNGGP Tegaskan Pendaki Tektok Wajib Daftar Daring

badge-check

Usai Insiden Evakuasi Pendaki, TNGGP Tegaskan Pendaki Tektok Wajib Daftar Daring Perbesar

CIANJUR TIMES, Cipanas – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menegaskan kewajiban pendaftaran secara daring bagi seluruh pendaki, termasuk yang melakukan pendakian tektok atau pulang-pergi dalam satu hari tanpa berkemah. Langkah tersebut dilakukan untuk memudahkan pemantauan pengunjung sekaligus mempercepat proses penanganan apabila terjadi kondisi darurat di kawasan pendakian.

TNGGP Evaluasi Usai Insiden Evakuasi Pendaki

Juru Bicara Balai Besar TNGGP, Agus Deni, mengatakan pihaknya kembali mengingatkan pentingnya pendaftaran daring setelah beredarnya video evakuasi sejumlah pendaki perempuan di Gunung Gede Pangrango. Dugaan sementara mereka mengalami kelelahan saat melakukan pendakian.

Dalam video yang beredar di media sosial, tim relawan terlihat membantu mengevakuasi beberapa pendaki yang mengalami kelelahan di jalur pendakian.

“Kami belum menerima data rinci terkait identitas para pendaki, termasuk status mereka apakah terdaftar secara resmi melalui sistem daring atau tidak. Saat ini masih kami telusuri,” kata Agus Deni, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, pendataan melalui sistem pendaftaran resmi sangat penting untuk memudahkan petugas melakukan pemantauan serta mempercepat proses pencarian dan evakuasi apabila terjadi keadaan darurat.

Pendakian Tektok Butuh Persiapan Fisik

Agus menjelaskan, minat tren pendakian tektok semakin meningkat, terutama oleh kalangan muda. Namun, aktivitas tersebut membutuhkan kesiapan fisik dan mental karena seluruh perjalanan naik dan turun gunung pendaki lakukan dalam satu hari.

“Kegiatan tektok saat ini menjadi tren di kalangan anak muda. Namun, kerap dilakukan pendaki pemula tanpa persiapan yang matang dan latihan fisik. Padahal kegiatan tersebut cukup berisiko karena membutuhkan stamina yang prima,” ujarnya.

Karena itu, TNGGP mengimbau calon pendaki untuk mempersiapkan kondisi fisik sebelum melakukan pendakian serta mematuhi seluruh prosedur yang berlaku.

Pendaftaran Daring Permudah Penanganan Darurat

Agus menegaskan, seluruh pendaki, termasuk pendaki tektok, wajib melakukan pendaftaran melalui sistem daring yang telah Balai Besar TNGGP sediakan. Data tersebut menjadi dasar bagi petugas dalam memantau jumlah pengunjung dan mempercepat penanganan apabila terjadi insiden di jalur pendakian.

“Terlebih untuk pendaki tektok, utamakan kesiapan fisik dan mental sebelum melakukan pendakian. Terdaftar secara resmi di situs TNGGP agar petugas dapat melakukan berbagai langkah cepat ketika dibutuhkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap prosedur pendakian merupakan bagian penting dari upaya menjaga keselamatan pengunjung sekaligus mendukung pengelolaan kawasan konservasi secara tertib.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau

9 Agustus 2026 - 20:37 WIB

tirta mukti cianjur

Dana Pensiun PNS Tembus Rp 1 Miliar, Cek Faktanya

9 Agustus 2026 - 20:10 WIB

dana pensiun pns

Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

9 Agustus 2026 - 05:18 WIB

Pria di cilaku

Kebakaran Baru Muncul di Kawasan Kawah Gunung Gede, Relawan Perkirakan Area Terdampak 5 Hektare

8 Agustus 2026 - 15:08 WIB

kebakaran gunung gede

Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

masjid terbakar
Trending di Berita