Menu

Mode Gelap
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Distribusi Air Bersih Tetap Berjalan Pemkab Cianjur Bongkar 117 Bangunan Liar di Jalur Puncak, Penataan Masuk Tahap Ketiga Konvoi Tanpa Helm dan Bawa Golok, Enam Anggota Geng Motor di Cianjur Diamankan Polisi 23 Kios Ilegal di Jalur Cianjur-Bandung Dibongkar, Diduga Kerap Jadi Tempat Pesta Miras Tahun Baru Islam di Lebak Pasar Cipanas, Warga Gelar Pawai Obor dan Bedah Sejarah Kampung PMI Asal Cianjur Diiming-imingi Rp5 Juta untuk Kerja di Turki, Ternyata Diberangkatkan Ilegal ke Libya

Berita

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Distribusi Air Bersih Tetap Berjalan

badge-check


					Harga BBM Nonsubsidi Naik, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Distribusi Air Bersih Tetap Berjalan Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur memastikan distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan tetap berjalan meski biaya operasional meningkat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi, mengatakan pihaknya terus memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih selama musim kemarau. Sejumlah sumber air baku yang menjadi andalan perusahaan mulai mengalami penurunan debit sehingga memengaruhi produksi air di beberapa cabang pelayanan.

Kondisi tersebut membuat Perumdam mengandalkan distribusi air menggunakan armada truk tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami pastikan pelayanan air dengan truk tangki tetap berjalan ke sejumlah wilayah terdampak. Namun, harapan kami selama pelayanan berjalan, pemerintah daerah dan Pertamina dapat memberikan rekomendasi penggunaan BBM bersubsidi. Karena harga BBM nonsubsidi cukup tinggi,” kata Syamsul Hadi, Jumat (3/7/2026).

BACA JUGA : Perumdam Tirta Mukti Cianjur Salurkan Daging Kurban kepada Warga Sekitar dan Kawasan Sumber Mata Air

Empat Wilayah Mulai Terdampak Kekeringan

Menurut Syamsul, potensi kekeringan saat ini mulai terasa di wilayah pelayanan Cabang Ciranjang, Pacet, Cibeber, hingga sejumlah daerah di Cianjur selatan. Penurunan debit air pada sumber air baku menyebabkan distribusi air perpipaan di beberapa wilayah terganggu.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perumdam mengerahkan armada tangki air secara bergiliran guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, pelayanan distribusi air bersih merupakan bentuk pelayanan publik kepada masyarakat. Khususnya yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

Berdasarkan prakiraan musim kemarau dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah diperkirakan mengalami penurunan curah hujan dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan distribusi air bersih menggunakan armada tangki.

“Kendalanya tidak hanya pelanggan yang harus dilayani, tetapi juga permintaan masyarakat dari berbagai wilayah. Sedangkan anggaran yang kita miliki cukup terbatas. Karena itu, upaya maksimal tetap harus dilakukan sambil menunggu jawaban dari pemkab dan Pertamina,” ujar Syamsul.

Terapkan Skala Prioritas Distribusi

Perumdam Tirta Mukti mengaku menerima permintaan pengiriman air dari berbagai wilayah setiap harinya. Namun, keterbatasan jumlah armada membuat perusahaan menerapkan sistem skala prioritas dalam pendistribusian air bersih.

Wilayah yang mengalami krisis air bersih paling parah serta memiliki fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, dan layanan kesehatan akan menjadi prioritas pengiriman.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga tengah mengkaji kemungkinan pemberian rekomendasi penggunaan solar bersubsidi bagi armada pengangkut air bersih guna membantu menekan biaya operasional selama penanganan dampak kekeringan.

“Kami pastikan pelayanan pendistribusian air dengan tangki akan tetap berjalan. Tidak akan berhenti ke sejumlah wilayah terdampak selama musim kemarau,” tegas Syamsul.

Perumdam Tirta Mukti juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian air bersih selama musim kemarau. Hal ini guna menjaga ketersediaan cadangan air di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Cianjur Bongkar 117 Bangunan Liar di Jalur Puncak, Penataan Masuk Tahap Ketiga

5 Juli 2026 - 20:27 WIB

penataan kawasan puncak

Konvoi Tanpa Helm dan Bawa Golok, Enam Anggota Geng Motor di Cianjur Diamankan Polisi

5 Juli 2026 - 16:47 WIB

Geng motor di cianjur

23 Kios Ilegal di Jalur Cianjur-Bandung Dibongkar, Diduga Kerap Jadi Tempat Pesta Miras

5 Juli 2026 - 07:41 WIB

Kios ilegal

Tahun Baru Islam di Lebak Pasar Cipanas, Warga Gelar Pawai Obor dan Bedah Sejarah Kampung

4 Juli 2026 - 23:21 WIB

Kampung Lebak Pasar

PMI Asal Cianjur Diiming-imingi Rp5 Juta untuk Kerja di Turki, Ternyata Diberangkatkan Ilegal ke Libya

3 Juli 2026 - 15:08 WIB

pmi asal cianjur
Trending di Berita