Menu

Mode Gelap
Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026

Berita

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Distribusi Air Bersih Tetap Berjalan

badge-check

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Distribusi Air Bersih Tetap Berjalan Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur memastikan distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan tetap berjalan meski biaya operasional meningkat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi, mengatakan pihaknya terus memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih selama musim kemarau. Sejumlah sumber air baku yang menjadi andalan perusahaan mulai mengalami penurunan debit sehingga memengaruhi produksi air di beberapa cabang pelayanan.

Kondisi tersebut membuat Perumdam mengandalkan distribusi air menggunakan armada truk tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami pastikan pelayanan air dengan truk tangki tetap berjalan ke sejumlah wilayah terdampak. Namun, harapan kami selama pelayanan berjalan, pemerintah daerah dan Pertamina dapat memberikan rekomendasi penggunaan BBM bersubsidi. Karena harga BBM nonsubsidi cukup tinggi,” kata Syamsul Hadi, Jumat (3/7/2026).

BACA JUGA : Perumdam Tirta Mukti Cianjur Salurkan Daging Kurban kepada Warga Sekitar dan Kawasan Sumber Mata Air

Empat Wilayah Mulai Terdampak Kekeringan

Menurut Syamsul, potensi kekeringan saat ini mulai terasa di wilayah pelayanan Cabang Ciranjang, Pacet, Cibeber, hingga sejumlah daerah di Cianjur selatan. Penurunan debit air pada sumber air baku menyebabkan distribusi air perpipaan di beberapa wilayah terganggu.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perumdam mengerahkan armada tangki air secara bergiliran guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, pelayanan distribusi air bersih merupakan bentuk pelayanan publik kepada masyarakat. Khususnya yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

Berdasarkan prakiraan musim kemarau dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah diperkirakan mengalami penurunan curah hujan dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan distribusi air bersih menggunakan armada tangki.

“Kendalanya tidak hanya pelanggan yang harus dilayani, tetapi juga permintaan masyarakat dari berbagai wilayah. Sedangkan anggaran yang kita miliki cukup terbatas. Karena itu, upaya maksimal tetap harus dilakukan sambil menunggu jawaban dari pemkab dan Pertamina,” ujar Syamsul.

Terapkan Skala Prioritas Distribusi

Perumdam Tirta Mukti mengaku menerima permintaan pengiriman air dari berbagai wilayah setiap harinya. Namun, keterbatasan jumlah armada membuat perusahaan menerapkan sistem skala prioritas dalam pendistribusian air bersih.

Wilayah yang mengalami krisis air bersih paling parah serta memiliki fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, dan layanan kesehatan akan menjadi prioritas pengiriman.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga tengah mengkaji kemungkinan pemberian rekomendasi penggunaan solar bersubsidi bagi armada pengangkut air bersih guna membantu menekan biaya operasional selama penanganan dampak kekeringan.

“Kami pastikan pelayanan pendistribusian air dengan tangki akan tetap berjalan. Tidak akan berhenti ke sejumlah wilayah terdampak selama musim kemarau,” tegas Syamsul.

Perumdam Tirta Mukti juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian air bersih selama musim kemarau. Hal ini guna menjaga ketersediaan cadangan air di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam

23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Gereja Cianjur

DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober

23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

pilkades serentak

Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka

22 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Kecelakaan beruntun di Puncak

Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur

21 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bank tanah

Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi

21 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Hari juang polri
Trending di Berita