Menu

Mode Gelap
Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026

Berita

Cuaca Ekstrem Ancam Libur Panjang, BPBD Cianjur Siagakan Petugas di Tempat Wisata

badge-check

Cuaca Ekstrem Ancam Libur Panjang, BPBD Cianjur Siagakan Petugas di Tempat Wisata Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menyiagakan petugas dan relawan di sejumlah destinasi wisata selama libur panjang akhir pekan. Langkah tersebut dilakukan menyusul peringatan dini BMKG terkait potensi hujan lebat di wilayah Cianjur selama tiga hari ke depan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan sebagian besar wilayah Cianjur masuk zona merah rawan bencana tingkat tinggi di Jawa Barat. Kondisi itu membuat risiko longsor, banjir, hingga pohon tumbang meningkat saat curah hujan tinggi.

BACA JUGA : Cuaca Ekstrem Dua Pekan, BPBD Tetapkan Status Siaga Bencana Alam di Cianjur

“BMKG memprediksi hujan lebat akan terjadi mulai Jumat hingga Minggu. Karena itu, masyarakat dan wisatawan harus meningkatkan kewaspadaan,” ujar Asep, Jumat.

Menurutnya, BPBD menyiagakan petugas serta relawan di sejumlah objek wisata yang dipadati pengunjung selama libur panjang, terutama kawasan wisata air dan pantai selatan Cianjur.

Petugas gabungan juga melakukan patroli di sepanjang pantai. Mereka bertugas untuk mengingatkan wisatawan agar tidak bermain air ketika cuaca memburuk, khususnya pada sore hingga malam hari.

“Kami meminta wisatawan tidak berenang atau bermain air saat hujan deras dan gelombang mulai tinggi,” katanya.

Fokus Pengawasan di Titik Rawan Bencana

Selain kawasan wisata, BPBD juga meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan bencana mulai dari wilayah utara hingga selatan Cianjur. Petugas bersama relawan terus menyampaikan edukasi mitigasi kepada warga agar segera mengungsi jika muncul tanda-tanda bencana alam.

BPBD secara khusus meminta masyarakat di wilayah Mande, Cibeber, Campaka, Cipanas, dan beberapa kecamatan lainnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama cuaca ekstrem berlangsung.

“Kami mengimbau warga segera mengungsi apabila melihat tanda-tanda alam yang berpotensi memicu bencana,” ujar Asep.

Ia menambahkan, pengelola tempat wisata juga harus aktif mengingatkan pengunjung terkait potensi bahaya saat hujan deras.

“Kami berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan bersama selama libur panjang. Agar, tidak terjadi hal yang membahayakan wisatawan maupun masyarakat,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam

23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Gereja Cianjur

DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober

23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

pilkades serentak

Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka

22 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Kecelakaan beruntun di Puncak

Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur

21 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bank tanah

Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi

21 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Hari juang polri
Trending di Berita