Menu

Mode Gelap
Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

Berita

Cuaca Ekstrem Ancam Libur Panjang, BPBD Cianjur Siagakan Petugas di Tempat Wisata

badge-check


					Cuaca Ekstrem Ancam Libur Panjang, BPBD Cianjur Siagakan Petugas di Tempat Wisata Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menyiagakan petugas dan relawan di sejumlah destinasi wisata selama libur panjang akhir pekan. Langkah tersebut dilakukan menyusul peringatan dini BMKG terkait potensi hujan lebat di wilayah Cianjur selama tiga hari ke depan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan sebagian besar wilayah Cianjur masuk zona merah rawan bencana tingkat tinggi di Jawa Barat. Kondisi itu membuat risiko longsor, banjir, hingga pohon tumbang meningkat saat curah hujan tinggi.

BACA JUGA : Cuaca Ekstrem Dua Pekan, BPBD Tetapkan Status Siaga Bencana Alam di Cianjur

“BMKG memprediksi hujan lebat akan terjadi mulai Jumat hingga Minggu. Karena itu, masyarakat dan wisatawan harus meningkatkan kewaspadaan,” ujar Asep, Jumat.

Menurutnya, BPBD menyiagakan petugas serta relawan di sejumlah objek wisata yang dipadati pengunjung selama libur panjang, terutama kawasan wisata air dan pantai selatan Cianjur.

Petugas gabungan juga melakukan patroli di sepanjang pantai. Mereka bertugas untuk mengingatkan wisatawan agar tidak bermain air ketika cuaca memburuk, khususnya pada sore hingga malam hari.

“Kami meminta wisatawan tidak berenang atau bermain air saat hujan deras dan gelombang mulai tinggi,” katanya.

Fokus Pengawasan di Titik Rawan Bencana

Selain kawasan wisata, BPBD juga meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan bencana mulai dari wilayah utara hingga selatan Cianjur. Petugas bersama relawan terus menyampaikan edukasi mitigasi kepada warga agar segera mengungsi jika muncul tanda-tanda bencana alam.

BPBD secara khusus meminta masyarakat di wilayah Mande, Cibeber, Campaka, Cipanas, dan beberapa kecamatan lainnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama cuaca ekstrem berlangsung.

“Kami mengimbau warga segera mengungsi apabila melihat tanda-tanda alam yang berpotensi memicu bencana,” ujar Asep.

Ia menambahkan, pengelola tempat wisata juga harus aktif mengingatkan pengunjung terkait potensi bahaya saat hujan deras.

“Kami berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan bersama selama libur panjang. Agar, tidak terjadi hal yang membahayakan wisatawan maupun masyarakat,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik

8 Juni 2026 - 09:04 WIB

PPPK Sekolah Rakyat

CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas

8 Juni 2026 - 08:35 WIB

ccn

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur
Trending di Berita