Menu

Mode Gelap
Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Dampingi Pemilihan Ketua RT dan RW di Desa Cihea Kemarau Panjang Landa Cianjur, Ratusan KK Krisis Air Bersih dan Antre Bantuan Tangki Air Pedagang Keliling yang Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia Usai Berselisih dengan Perusahaan, Eks Driver QL Agrofood Cianjur Pilih Menjadi Trader Saham Pedagang Keliling Diduga Tenggelam di Waduk Cirata, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Realisasi Investasi Cianjur Semester I 2026 Capai Rp1,33 Triliun, Industri Pengolahan Masih Mendominasi

Berita

63 Warga Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

badge-check

63 Warga Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG Perbesar

Cianjur, CIANJUR TIMES – Sebanyak 63 warga di Kabupaten Cianjur diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan melalui posyandu di Kecamatan Leles. Mayoritas korban merupakan balita dan ibu menyusui.

Kasus dugaan keracunan MBG di Cianjur ini terjadi dalam rentang waktu Rabu hingga Jumat, 15–17 April 2026, di dua desa yakni Sukasirna dan Purabaya.

BACA JUGA : Buntut Keracunan Massal, Satgas Hentikan Operasional Tiga Dapur MBG di Cianjur

Kepala Puskesmas Leles, Tedi Nugraha, mengatakan awalnya warga mengeluhkan gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

“Awalnya ada yang datang ke bidan desa dan klinik. Setiap harinya ada belasan orang. Puncaknya terjadi pada Jumat malam hingga puluhan orang,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, total korban mencapai 63 orang dengan gejala serupa, seperti mual, pusing, muntah, dan diare.

“Mayoritas balita dan ibu menyusui, ada juga beberapa siswa. Gejalanya kebanyakan mual dan muntah,” tambahnya.

Tedi menjelaskan sebagian pasien telah pulang setelah kondisinya membaik, namun masih ada beberapa yang menjalani perawatan.

“Sebagian sudah dipulangkan, tinggal beberapa yang masih dirawat,” katanya.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti dari gejala yang para korban alami.

“Kami belum bisa memastikan apakah murni dari menu MBG atau ada faktor lain,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Uji Sampel Makanan MBG dan Pasien

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel untuk dilakukan uji laboratorium.

“Sampel yang tersisa berupa susu, dan kami juga mengambil sampel muntahan pasien. Ini akan diuji untuk memastikan penyebabnya,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Leles, Segi Tabah Hermansyah, menyebut pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan karena adanya kekhawatiran jumlah korban dari keracunan menu MBG ini bisa bertambah.

“Saya masih dalam perjalanan ke lokasi. Akan kami data kembali apakah jumlahnya tetap 63 orang atau bertambah,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Dampingi Pemilihan Ketua RT dan RW di Desa Cihea

29 Juli 2026 - 18:48 WIB

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary

Kemarau Panjang Landa Cianjur, Ratusan KK Krisis Air Bersih dan Antre Bantuan Tangki Air

29 Juli 2026 - 17:35 WIB

kemarau

Pedagang Keliling yang Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia

29 Juli 2026 - 13:39 WIB

Waduk Cirata

Usai Berselisih dengan Perusahaan, Eks Driver QL Agrofood Cianjur Pilih Menjadi Trader Saham

28 Juli 2026 - 20:24 WIB

trader saham

Pedagang Keliling Diduga Tenggelam di Waduk Cirata, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

28 Juli 2026 - 19:12 WIB

tenggelam di waduk cirata
Trending di Berita