Menu

Mode Gelap
Pertamina Buka Rekrutmen Magang 2026, Sediakan Lebih dari 400 Posisi untuk Fresh Graduate Konflik Libya Hambat Pemulangan PMI Asal Cianjur, Bupati Perketat Pengawasan Agen Ilegal Pohon Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Lima Orang Luka Berawal dari Hobi, Bayu Kembangkan Brand Handmade “Si Pengrajin” Produk Ekraf Cipanas yang Unik Harga Telur dan Cabai di Pasar Muka Turun, Pedagang Kaitkan dengan Liburnya Program MBG Diskon 50 Persen di TikTok, Okupansi Glamping Sevillage Puncak Penuh hingga 9 Juli

Berita

Vaksinasi Campak RSUD Pagelaran Cianjur Dipercepat untuk Lindungi Tenaga Kesehatan

badge-check


					ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIANJUR TIMES – RSUD Pagelaran Cianjur mempercepat vaksinasi campak (Measles-Rubella/MR) bagi tenaga kesehatan dan staf sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular di lingkungan rumah sakit.

Kebijakan ini merupakan langkah preventif setelah meninggalnya seorang dokter internship berinisial AMW (26) yang sebelumnya berstatus suspek campak.

Pendataan Imunisasi Pegawai RSUD Pagelaran

Manajemen rumah sakit saat ini melakukan pendataan menyeluruh terhadap status imunisasi seluruh pegawai. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada celah penularan di lingkungan pelayanan kesehatan.

Direktur RSUD Pagelaran, Irvan Nur Fauzy, mengatakan pendataan tersebut menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan vaksinasi lanjutan atau booster.

“Semua sudah didata, baik yang sudah maupun yang belum, sehingga hal ini segera akan kami tindak lanjuti. Meski sebenarnya vaksinasi ini sudah berjalan secara simultan,” ujar Irvan, Sabtu (28/3) mengutip dari Kompas.com.

Hasil Tracing, Belum Ada Gejala Baru

Selain mempercepat vaksinasi campak di RSUD Pagelaran, pihak rumah sakit juga melakukan penelusuran kontak erat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

Hasil sementara menunjukkan belum ada tenaga kesehatan lain yang mengalami gejala seperti demam atau ruam merah.

Dua dokter internship yang sempat berinteraksi dengan almarhum juga telah menjalani pemeriksaan dan hasliya menyatakan keduanya dalam kondisi sehat.

“Selama tidak ada gejala, tidak masalah untuk kembali bertugas. Namun, kami meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mengkaji standar operasional untuk menjamin keselamatan pegawai,” jelas Irvan.

Penyebab Kematian Masih Menunggu Hasil Laboratorium

RSUD Pagelaran masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Kementerian Kesehatan untuk memastikan penyebab pasti kematian AMW.

Secara klinis, almarhum diduga mengalami campak dengan komplikasi pneumonia berat. Sebelum meninggal, korban dilaporkan mengalami demam, ruam kulit, dan sesak napas.

Irvan menyebut almarhum merupakan dokter muda yang berdedikasi dan memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tugas.

“Almarhum sosok yang sangat antusias, berdedikasi, dan memiliki inisiatif baik. Almarhum kerap mendapat apresiasi dari para dokter karena sigap membantu tugas-tugas medis,” kenangnya.

Jamin Keamanan Layanan Kesehatan

Dengan percepatan vaksinasi campak RSUD Pagelaran, pihak rumah sakit memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman.

Manajemen menegaskan seluruh tenaga kesehatan berada dalam pengawasan ketat dan lingkungan pelayanan tetap terjaga sesuai standar kesehatan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Buka Rekrutmen Magang 2026, Sediakan Lebih dari 400 Posisi untuk Fresh Graduate

1 Juli 2026 - 21:34 WIB

recruitment pertamina 2026

Konflik Libya Hambat Pemulangan PMI Asal Cianjur, Bupati Perketat Pengawasan Agen Ilegal

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

PMI Asal Cianjur

Pohon Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Lima Orang Luka

1 Juli 2026 - 19:07 WIB

pohon tumbang di cianjur

Berawal dari Hobi, Bayu Kembangkan Brand Handmade “Si Pengrajin” Produk Ekraf Cipanas yang Unik

30 Juni 2026 - 22:28 WIB

produk ekraf cipanas

Harga Telur dan Cabai di Pasar Muka Turun, Pedagang Kaitkan dengan Liburnya Program MBG

30 Juni 2026 - 21:50 WIB

harga turun saat mbg libur
Trending di Berita