Cianjur Times – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan Jalur Puncak. Insiden yang melibatkan satu mobil dan dua sepeda motor terjadi di Kampung Cimacan, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin (16/3) sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa kecelakaan Cimacan Cianjur tersebut menyebabkan satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami benturan keras.
Kecelakaan melibatkan mobil Toyota Calya bernomor polisi F 1049 ZD yang dikemudikan oleh Yogi Prasetia (28). Kendaraan tersebut melaju dari arah Cianjur menuju Bogor sebelum akhirnya kehilangan kendali di jalur lurus kawasan Cimacan.
Mobil Oleng dan Hantam Dua Motor
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Regina Andrilla Setiawan, menjelaskan bahwa mobil tersebut tiba-tiba oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.
Akibatnya, mobil menghantam dua sepeda motor yang datang dari arah Bogor.
“Kendaraan Toyota Calya tersebut oleng ke kanan saat melintas di jalan lurus. Mobil kemudian menabrak sepeda motor Yamaha X-Ride dan Honda Beat yang datang dari arah berlawanan,” ujar Regina saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Benturan keras tidak dapat dihindari karena kondisi jalan saat itu cukup ramai oleh kendaraan yang melintas di jalur penghubung Cianjur–Bogor tersebut.
Satu Korban Meninggal di Lokasi
Akibat tabrakan tersebut, pengendara motor Yamaha X-Ride bernama H. Supiyan Sauri (58), warga Megamendung, Bogor, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban mengalami luka parah setelah tubuhnya terjepit di antara kendaraan dan tembok pembatas jalan.
Sementara itu, pengendara motor Honda Beat bernama Pardi (51), warga Ciloto, mengalami luka berat dan langsung warga bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Kondisi kedua sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan akibat hantaman mobil.
Polisi Lakukan Olah TKP
Petugas Satlantas Polres Cianjur yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kecelakaan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi jalan di lokasi kejadian dalam keadaan baik. Marka jalan juga terlihat jelas dan laporan cuaca saat kejadian cerah.
Karena itu, polisi menduga faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa pengemudi mobil berada dalam kondisi kelelahan saat mengemudi.
“Dugaan awal, pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk sehingga konsentrasinya menurun dan kendaraan tidak dapat dikendalikan dengan baik,” jelas Regina.
Saat ini, pengemudi mobil masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Calya dan dua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan di cimacan tersebut.
Polisi Imbau Pengendara Beristirahat Jika Lelah
Polres Cianjur mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi Jalur Puncak agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Polisi menyarankan pengendara untuk beristirahat di rest area atau pos pelayanan jika merasa lelah atau mengantuk, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Beristirahat sejenak dapat mencegah risiko kecelakaan di jalan,” pungkas Regina.***




















