CIANJUR TIMES – Bencana longsor di Campakamulya menerjang empat desa di Kabupaten Cianjur pada Selasa (3/2/2026). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hingga siang hari mengakibatkan pergerakan tanah di enam titik berbeda. Dampaknya, belasan rumah warga mengalami kerusakan serius dan satu orang warga sempat tertimbun material tanah sebelum akhirnya berhasil selamat.
Camat Campakamulya, Acep Sopiandi, mengonfirmasi bahwa kondisi tanah di wilayahnya memang tergolong labil. Curah hujan yang tinggi selama berjam-jam mempercepat terjadinya erosi hingga menimbun pemukiman dan sarana publik. Saat ini, pihak kecamatan bersama relawan fokus mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman guna menghindari longsor susulan.
Kerusakan Bangunan dan Fasilitas Umum
Wilayah terdampak meliputi Desa Campakamulya, Campakawarna, Sukasirna, dan Cibanggla. Desa Campakawarna tercatat sebagai lokasi yang paling parah karena mengakibatkan 15 bangunan rusak akibat hantaman material tanah. Bangunan yang terdampak tidak hanya rumah tinggal, tetapi juga meliputi sarana ekonomi dan pendidikan bagi masyarakat setempat.
“Dari 15 bangunan tersebut, satu bangunan pabrik penggilingan beras, satu bangunan pondok pesantren, dan selebihnya rumah warga,” kata Acep Sopiandi pada Selasa (3/2/2026).
Hingga kini, petugas masih terus melakukan validasi data di lapangan karena kemungkinan jumlah kerusakan akan bertambah.
“Kemungkinan jumlah rumah yang terdampak atau tertimbun bisa lebih banyak, karena masih dicek ke dua lokasi lagi,” tambahnya.
Tiga Ruas Jalan Utama Lumpuh Total akibat Longsor
Selain merusak bangunan, longsor di Campakamulya juga menutup akses mobilitas warga di tiga titik jalan kabupaten. Material tanah yang tebal menutupi badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas. Kondisi ini membuat akses antar-desa sempat lumpuh total dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, menyatakan telah mengirim tim untuk melakukan penanganan darurat dan pendataan lengkap di lokasi kejadian. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk segera menurunkan alat berat ke titik-titik jalan yang tertutup.
“Kami juga sudah koordinasi dengan dinas terkait agar menurunkan alat berat, membuka akses jalan yang tertimbun longsor. Untuk data lengkap, masih diassesment oleh tim,” pungkasnya.***





















1 Komentar