Menu

Mode Gelap
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Cianjur Bersihkan Vandalisme di Stadion Badak Putih RSUD Cimacan Edukasi Orang Tua Kenali Perbedaan Stunting dan Wasting pada Anak Diduga Mengaku Jaksa Kejagung, Pria di Cianjur Diamankan Kejari Ratusan Warga Dukung Keberlanjutan Program MBG, DPRD Cianjur Terima Aspirasi Warga Sukapura Cidaun Protes Distribusi Bantuan Pangan, Polisi Dalami Dugaan Penyimpangan Jelang Libur Sekolah, DLH Angkut 2,5 Ton Sampah dari Pantai Selatan Cianjur

Berita

Perkuat Respons Darurat, Kominfo Gencarkan Sosialisasi Layanan 112 Bebas Pulsa di Cianjur

badge-check


					Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Rahmat Hartono. Perbesar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Rahmat Hartono.

CIANJUR TIMESDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cianjur tengah mengoptimalkan layanan 112 sebagai Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD). Layanan ini menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mempercepat penanganan kondisi gawat darurat di tengah masyarakat.

Kepala Diskominfo Cianjur, Rahmat Hartono, menjelaskan, kehadiran layanan 112 merupakan respons pemerintah daerah terhadap tantangan geografis Cianjur yang luas. Layanan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pertolongan medis maupun penanganan kebencanaan tanpa terkendala biaya pulsa.

“Kita flashback 112. Cianjur ini wilayahnya begitu luas. Misalnya ada yang sakit, melahirkan, membutuhkan ambulans atau kondisi membahayakan lainnya yang sifatnya darurat. Dengan 112 yang bebas pulsa, Kominfo akan merespons dan meneruskan informasi tersebut. Masyarakat yang membutuhkan bisa langsung menghubungi 112,” ujar Rahmat, Jumat (28/11/2025).

Tren Panggilan Meningkat, Fokus Laporan Bergeser

Selama hampir dua bulan beroperasi, Diskominfo mencatat adanya peningkatan tren penggunaan layanan 112 oleh masyarakat dengan jenis laporan yang beragam.

Pada bulan Oktober, operator mencatat sebanyak 117 panggilan masuk. Laporan permintaan evakuasi hewan liar, seperti ular dan tawon, mendominasi jenis laporan pada bulan tersebut. Memasuki bulan November, jenis laporan bergeser seiring perubahan cuaca. Laporan terkait pohon tumbang menjadi yang paling sering masuk ke operator, dengan total 25 panggilan.

Rahmat Hartono menegaskan kesiapan tim operasional yang bekerja penuh waktu guna memastikan respons cepat. “Petugas standby 24 jam. Fokus layanan ini meliputi pemadam kebakaran, kebencanaan, dan kesehatan seperti ambulans. Tidak ada biaya, semua Pemda tanggung,” tambahnya.

Strategi Sosialisasi dan Percepatan Respons

Untuk memperluas jangkauan informasi, Diskominfo terus menggencarkan sosialisasi baik melalui media luar ruang maupun platform digital. Hal ini agar nomor layanan 112 tertanam kuat dalam ingatan masyarakat Cianjur sebagai rujukan pertama saat kondisi darurat.

“Kita pasang baliho, tapi yang paling gencar melalui media sosial agar masyarakat Cianjur semakin mengenal layanan ini. Saya berharap 112 ini mudah diingat,” jelas Rahmat.

Sesuai arahan Bupati Cianjur, percepatan respons menjadi kunci utama layanan 112. Operator akan memilah laporan yang masuk; jika bersifat kriminal atau kebakaran, mereka akan segera meneruskannya ke instansi terkait seperti Kepolisian atau Pemadam Kebakaran.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Cianjur Bersihkan Vandalisme di Stadion Badak Putih

26 Juni 2026 - 15:34 WIB

Polres cianjur membersihkan vandalisme

RSUD Cimacan Edukasi Orang Tua Kenali Perbedaan Stunting dan Wasting pada Anak

26 Juni 2026 - 06:59 WIB

stunting dan wasting

Diduga Mengaku Jaksa Kejagung, Pria di Cianjur Diamankan Kejari

25 Juni 2026 - 21:14 WIB

jaksa palsu

Ratusan Warga Dukung Keberlanjutan Program MBG, DPRD Cianjur Terima Aspirasi

25 Juni 2026 - 20:56 WIB

program mbg di cianjur

Warga Sukapura Cidaun Protes Distribusi Bantuan Pangan, Polisi Dalami Dugaan Penyimpangan

24 Juni 2026 - 22:08 WIB

Sukapura Cidaun
Trending di Berita