Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gunung Gede Diperkirakan Capai 20 Hektare, Pemkab dan Polres Tingkatkan Kesiapsiagaan KKN IAI Al-Azhary Gelar Edukasi Demokrasi bagi Pemilih Pemula di SMA Terbuka Karyabakti Cihea Hari Keempat Kebakaran Gunung Gede, Empat Titik Bara Api Masih Terpantau Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau Dana Pensiun PNS Tembus Rp 1 Miliar, Cek Faktanya Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

Berita

Cuaca Ekstrem, Nelayan dan Wisatawan Diimbau Tak Dekati Pantai

badge-check

ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIANJURTIMES, Cianjur – Seiring cuaca ekstrem yang melanda pesisir selatan Cianjur beberapa hari terakhir, nelayan dan wisatawan dilarang untuk mendekati bibir pantai. Hal ini guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat kecelakaan laut dari aktivitas di sekitar pantai selatan.

Kasat Polair Polres Cianjur Kompol Saryoko, mengatakan pihaknya menyiagakan sekitar lima orang anggota untuk melakukan pengawasan dan mengimbau nelayan serta wisatawan tidak bermain air karena gelombang tinggi mencapai empat meter.

“Anggota yang ditempatkan juga mengimbau nelayan dan wisatawan terkait cuaca ekstrem yang akan melanda selama beberapa hari ke depan, hal tersebut agar dapat dipatuhi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya via Antara, Jumat (18/10/2024).

Dia menjelaskan gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem ini sendiri akibat dari peralihan memasuki musim hujan dari musim kemarau. Sebagian masyarakat terutama nelayan di pantai selatan sudah jeli membaca tanda alam sehingga sedikit yang masih melaut atau wisatawan bermain di pinggir pantai.

Baca juga: Korban Tenggelam di Laut Selatan Cianjur Ditemukan Setelah 8 Hari Pecarian

Namun pihaknya tetap menyiagakan anggota berkoordinasi dengan dinas terkait seperti BPBD Cianjur, aparatur kecamatan dan relawan, guna melakukan pengawasan dan pelaporan situasi setiap harinya, sehingga pihaknya dapat melakukan berbagai langkah termasuk penanganan.


“Kami berharap tidak ada kecelakaan laut yang terjadi di wilayah hukum Cianjur, namun kami tetap waspada dengan menempatkan petugas di pos pantai selatan, sehingga terjadi hal tidak diinginkan dapat ditangani dengan cepat,” katanya.


Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya mengatakan sejak beberapa pekan terakhir pihaknya sudah menempatkan sekitar 50 orang relawan di pantai selatan untuk melakukan pengawasan dan pelaporan serta mengimbau nelayan agar tidak melaut untuk sementara.


Bahkan setiap hari pihaknya mendapat informasi dari BMKG terkait cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi melanda pantai selatan selama beberapa hari ke depan, sehingga relawan disiagakan di tiga kecamatan pesisir mulai dari Cidaun, Sindangbarang dan Agrabinta.


“Gelombang tinggi diperkirakan masih melanda pantai selatan Cianjur beberapa hari ke depan, sehingga relawan dan petugas yang disiagakan akan ditambah dari setiap desa dan kecamatan untuk melakukan pengawasan dan memberikan imbauan serta larangan,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran Gunung Gede Diperkirakan Capai 20 Hektare, Pemkab dan Polres Tingkatkan Kesiapsiagaan

11 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Kebakaran gunung gede

KKN IAI Al-Azhary Gelar Edukasi Demokrasi bagi Pemilih Pemula di SMA Terbuka Karyabakti Cihea

11 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Pendidikan Demokrasi

Hari Keempat Kebakaran Gunung Gede, Empat Titik Bara Api Masih Terpantau

10 Agustus 2026 - 08:17 WIB

kebakaran gunung gede

Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau

9 Agustus 2026 - 20:37 WIB

tirta mukti cianjur

Dana Pensiun PNS Tembus Rp 1 Miliar, Cek Faktanya

9 Agustus 2026 - 20:10 WIB

dana pensiun pns
Trending di Berita