Menu ✖

Mode Gelap
Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

Berita

Cuaca Ekstrem, Nelayan dan Wisatawan Diimbau Tak Dekati Pantai

badge-check

ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIANJURTIMES, Cianjur – Seiring cuaca ekstrem yang melanda pesisir selatan Cianjur beberapa hari terakhir, nelayan dan wisatawan dilarang untuk mendekati bibir pantai. Hal ini guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat kecelakaan laut dari aktivitas di sekitar pantai selatan.

Kasat Polair Polres Cianjur Kompol Saryoko, mengatakan pihaknya menyiagakan sekitar lima orang anggota untuk melakukan pengawasan dan mengimbau nelayan serta wisatawan tidak bermain air karena gelombang tinggi mencapai empat meter.

“Anggota yang ditempatkan juga mengimbau nelayan dan wisatawan terkait cuaca ekstrem yang akan melanda selama beberapa hari ke depan, hal tersebut agar dapat dipatuhi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya via Antara, Jumat (18/10/2024).

Dia menjelaskan gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem ini sendiri akibat dari peralihan memasuki musim hujan dari musim kemarau. Sebagian masyarakat terutama nelayan di pantai selatan sudah jeli membaca tanda alam sehingga sedikit yang masih melaut atau wisatawan bermain di pinggir pantai.

Baca juga: Korban Tenggelam di Laut Selatan Cianjur Ditemukan Setelah 8 Hari Pecarian

Namun pihaknya tetap menyiagakan anggota berkoordinasi dengan dinas terkait seperti BPBD Cianjur, aparatur kecamatan dan relawan, guna melakukan pengawasan dan pelaporan situasi setiap harinya, sehingga pihaknya dapat melakukan berbagai langkah termasuk penanganan.


“Kami berharap tidak ada kecelakaan laut yang terjadi di wilayah hukum Cianjur, namun kami tetap waspada dengan menempatkan petugas di pos pantai selatan, sehingga terjadi hal tidak diinginkan dapat ditangani dengan cepat,” katanya.


Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya mengatakan sejak beberapa pekan terakhir pihaknya sudah menempatkan sekitar 50 orang relawan di pantai selatan untuk melakukan pengawasan dan pelaporan serta mengimbau nelayan agar tidak melaut untuk sementara.


Bahkan setiap hari pihaknya mendapat informasi dari BMKG terkait cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi melanda pantai selatan selama beberapa hari ke depan, sehingga relawan disiagakan di tiga kecamatan pesisir mulai dari Cidaun, Sindangbarang dan Agrabinta.


“Gelombang tinggi diperkirakan masih melanda pantai selatan Cianjur beberapa hari ke depan, sehingga relawan dan petugas yang disiagakan akan ditambah dari setiap desa dan kecamatan untuk melakukan pengawasan dan memberikan imbauan serta larangan,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal

3 Oktober 2026 - 04:16 WIB

sekolah

NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana

1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

NCI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community
Trending di Berita