Menu

Mode Gelap
Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau Dana Pensiun PNS Tembus Rp 1 Miliar, Cek Faktanya Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya Kebakaran Baru Muncul di Kawasan Kawah Gunung Gede, Relawan Perkirakan Area Terdampak 5 Hektare Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Alun-alun Suryakancana Gunung Gede

Berita

Longsor Cibinong Putuskan Akses Antardesa, Warga Diminta Waspada Longsor Susulan

badge-check

Longsor Cibinong Putuskan Akses Antardesa, Warga Diminta Waspada Longsor Susulan Perbesar

CIANJUR TIMES – Bencana longsor Cibinong kembali melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Tebing setinggi sekitar 100 meter runtuh setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Cibinong selama lebih dari dua jam. Akibatnya, akses jalan penghubung antardesa terputus total dan sejumlah lahan pertanian tertimbun material tanah.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat.

“Petugas sudah meluncur ke lokasi guna melakukan pendataan dan penanganan cepat. Laporan sementara, selain menimpa sawah, longsor juga memutus akses jalan penghubung antardesa,” kata Asep.

Ia menambahkan, longsor yang terjadi di Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, menimbun sekitar satu hektare area persawahan. Kondisi itu membuat aktivitas warga terganggu karena jalur utama menuju desa lain tidak bisa warga lalui.

“Kami imbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta segera mengungsi atau mencari tempat aman ketika terjadi bencana karena cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Cimaskara, Dikdik, menyebutkan bahwa material longsor juga menutup jalan lingkungan di sekitar permukiman. Hingga saat ini, pembersihan belum bisa terlaksana karena masih terdapat potensi longsor susulan.

“Sampai saat ini belum ada upaya pembersihan, sehingga warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas karena ditakutkan terjadi longsor susulan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, aparat desa bersama relawan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kecamatan dan BPBD Cianjur untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami bersama aparat desa dan relawan disiagakan di perkampungan yang terletak di bawah area persawahan guna memantau situasi dan segera melakukan evakuasi ketika longsor mengancam perkampungan,” kata Dikdik.

Petugas gabungan kini menyiapkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup material tanah dan batu. Sementara itu, warga di sekitar area rawan longsor tetap harus waspada mengingat potensi hujan lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau

9 Agustus 2026 - 20:37 WIB

tirta mukti cianjur

Dana Pensiun PNS Tembus Rp 1 Miliar, Cek Faktanya

9 Agustus 2026 - 20:10 WIB

dana pensiun pns

Pria di Cilaku Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

9 Agustus 2026 - 05:18 WIB

Pria di cilaku

Kebakaran Baru Muncul di Kawasan Kawah Gunung Gede, Relawan Perkirakan Area Terdampak 5 Hektare

8 Agustus 2026 - 15:08 WIB

kebakaran gunung gede

Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

masjid terbakar
Trending di Berita