Menu

Mode Gelap
Penghapusan Tiket Ganda Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas Hingga Dua Kali Lipat Turnamen Bulutangkis Internasional Hundred Hoo Haa Cup 2026 Digelar, Total Hadiah Rp2,5 Miliar Kasus Tabrak Lari Advokat di Cianjur Terungkap, Sopir Pick Up Ditangkap Polisi Sidang Paripurna DPRD Cianjur Ricuh, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Keluarga Sanusi’ di Hadapan Bupati Jalur Kereta Cibeber–Lampegan Cianjur Kembali Normal Usai Gogosan, KA Siliwangi Beroperasi Lagi Morning Coffee Kopi Kabut Sevillage Cipanas: Ngopi Pagi Tanpa Tiket Masuk di Puncak

Berita

Bupati Cianjur Hadiri Rembug Warga di Kampung Istimewa Lebak Pasar

badge-check


					Bupati Cianjur Hadiri Rembug Warga di Kampung Istimewa Lebak Pasar Perbesar

CIANJUR TIMES Suasana hangat terasa di Kampung Istimewa, Lebak Pasar, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, saat Bupati Cianjur turun langsung menghadiri kegiatan Ngaprak Rembug Warga. Kegiatan ini menjadi ajang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan desa.

Acara berlangsung sederhana namun penuh semangat. Sejak pagi, warga telah berkumpul di balai kampung untuk menyambut kedatangan rombongan Bupati. Mereka menyiapkan lokasi, memamerkan hasil karya lokal, serta memperlihatkan kebersihan dan kerapian lingkungan Kampung Istimewa — simbol nyata semangat gotong royong warga Lebak Pasar.

Dalam sambutannya, Bupati Cianjur mengapresiasi kekompakan warga Kampung Istimewa. Menurutnya, pembangunan tidak akan berhasil tanpa peran aktif masyarakat.

“Pemerintah hanya memfasilitasi, tapi yang paling utama adalah inisiatif dan kerja sama warga. Kampung Istimewa ini contoh nyata kolaborasi yang baik,” ujarnya di hadapan peserta rembuk.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan dialog terbuka. Warga menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan, pengembangan usaha kecil, hingga dukungan terhadap kegiatan sosial dan pendidikan. Bupati bersama jajaran dinas terkait mencatat satu per satu masukan tersebut untuk ditindaklanjuti.

Kegiatan Ngaprak Rembug Warga ini bukan sekadar forum seremonial. Di Kampung Istimewa, rembuk warga sudah menjadi budaya yang mengakar. Melalui musyawarah, masyarakat mencari solusi bersama tanpa menunggu bantuan dari luar. Inilah nilai lokal yang masih terjaga kuat di Lebak Pasar — gotong royong, saling percaya, dan tanggung jawab sosial.

Bupati Berkeliling Kampung Lebak Pasar

Selain berdialog, Bupati juga berkeliling meninjau lingkungan kampung. Ia menyapa warga, melihat area gotong royong, dan berdiskusi dengan pelaku UMKM. Interaksi itu memperlihatkan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat yang berjalan tanpa jarak.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berbasis masyarakat. Ngaprak Rembug Warga menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi langsung, memastikan program pembangunan sesuai kebutuhan nyata di lapangan.

Bupati berharap, semangat yang tumbuh di Kampung Istimewa dapat menjadi inspirasi bagi kampung lain di Cianjur.

“Kalau semua warga bergerak bersama seperti di sini, desa akan maju, dan Cianjur akan lebih kuat,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kemandirian warga, Kampung Istimewa di Lebak Pasar kini menjadi contoh hidup bagaimana desa bisa berkembang lewat kekuatan komunitas. Dari rembuk warga hingga aksi nyata di lapangan, mereka membuktikan bahwa perubahan dimulai dari bawah — dari masyarakat itu sendiri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penghapusan Tiket Ganda Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas Hingga Dua Kali Lipat

23 April 2026 - 11:51 WIB

kunjungan wisatawan ke kebun raya cibodas

Kasus Tabrak Lari Advokat di Cianjur Terungkap, Sopir Pick Up Ditangkap Polisi

22 April 2026 - 19:20 WIB

Tabrak lari advokat di canjur

Sidang Paripurna DPRD Cianjur Ricuh, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Keluarga Sanusi’ di Hadapan Bupati

21 April 2026 - 19:08 WIB

Sidang paripurna DPRD Cianjur

Jalur Kereta Cibeber–Lampegan Cianjur Kembali Normal Usai Gogosan, KA Siliwangi Beroperasi Lagi

21 April 2026 - 10:54 WIB

jalur kereta cianjur

Morning Coffee Kopi Kabut Sevillage Cipanas: Ngopi Pagi Tanpa Tiket Masuk di Puncak

19 April 2026 - 21:46 WIB

Kopi kabut sevillage
Trending di Berita