Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

KKN IPB Sulap UMKM Cianjur Melek Digital, Omzet Meroket!

badge-check

KKN IPB Sulap UMKM Cianjur Melek Digital, Omzet Meroket! Perbesar

CIANJUR TIMES – Arus digitalisasi yang makin kencang mendorong tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN IPB) University di Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, untuk membawa perubahan signifikan. Mereka berupaya mendigitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, dan upaya ini membuahkan hasil nyata dalam peningkatan omzet.

Program digitalisasi UMKM ini menjadi langkah awal tim KKN IPB Inovasi di Desa Bunikasih. Mereka langsung mendatangi berbagai pelaku UMKM di lokasi usaha mereka. Para pelaku UMKM ini menerima sosialisasi langsung tentang manfaat penggunaan teknologi digital, seperti Google Maps dan QRIS. Tak hanya itu, mahasiswa juga membantu pendaftaran lokasi UMKM di Google Maps. Program ini bertujuan agar calon konsumen dapat menemukan lokasi usaha pelaku UMKM melalui platform digital, sehingga memperluas jangkauan pasar dan potensi penjualan.

Digitalisasi UMKM berlanjut dengan distribusi leaflet berisi cara membuat QRIS sebagai alat pembayaran digital. Leaflet ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pembayaran cashless dan tata cara membuat QRIS melalui Gopay Merchant.

Delapan mahasiswa dari tim KKN IPB Desa Bunikasih membagi diri menjadi dua tim untuk menjangkau lebih banyak pelaku UMKM. Kedua tim berhasil mendaftarkan sebanyak 12 pelaku UMKM ke Google Maps, termasuk warung nasi, toko layangan, toko ATK, toko sayuran, toko pakan hewan, toko grosir, dan beberapa UMKM lainnya.

Respon Positif UMKM pada Kegiatan KKN IPB

Mayoritas pelaku UMKM di Desa Bunikasih memberikan respons sangat positif dan merasa terbantu dengan kegiatan digitalisasi ini. Walaupun beberapa sempat ragu karena minimnya pengetahuan tentang digitalisasi, para mahasiswa berhasil meyakinkan mereka dengan penjelasan yang baik. Kini, beberapa UMKM tersebut sudah dapat diakses melalui Google Maps.

Suami Ibu Anah, salah satu pelaku UMKM, mengungkapkan rasa syukurnya. “Semenjak ada program ini, pengalaman Bapak bertambah. Bapak ingin tahu sebenarnya. Kalau anak-anak muda sekarang kan bayar apa saja pakai Dana, QRIS. Sebetulnya Bapak juga berterima kasih atas informasi dan petunjuk ini dari adek-adek,” ujarnya.

Para mahasiswa dari Tim KKN IPB Desa Bunikasih berharap program kerja ini dapat meningkatkan kinerja para pelaku UMKM di dunia digital. Mereka menekankan bahwa dunia digital bukan hanya arus yang harus diikuti, tetapi merupakan penunjang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui langkah ini, UMKM di Cianjur semakin siap bersaing di era digital.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hari Santri 2026, Mahasiswa Ajak Cianjur Evaluasi Nilai Tatar Santri

22 Okt 2026 - 11:09 WIB

Hari Santri 2026, Mahasiswa Ajak Cianjur Evaluasi Nilai Tatar Santri

Sepeda Motor Guru SMP di Cianjur Dicuri, Pelaku Diduga Todongkan Pistol

21 Okt 2026 - 19:14 WIB

Sepeda Motor Guru SMP di Cianjur Dicuri, Pelaku Diduga Todongkan Pistol

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

20 Okt 2026 - 16:58 WIB

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

20 Okt 2026 - 14:43 WIB

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

Kekeringan Masih Berlanjut, Distribusi Air Bersih di Cianjur Capai 20 Ribu Liter per Hari

20 Okt 2026 - 14:25 WIB

Kekeringan Masih Berlanjut, Distribusi Air Bersih di Cianjur Capai 20 Ribu Liter per Hari
Trending di Berita