Menu

Mode Gelap
Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026

Berita

Banjir dan Longsor Terjang Kampung Jemprak Ciloto, 8 Rumah Terdampak Parah

badge-check

Warga tengah membersihkan lumpur yang menutupi jalan di Kampung Jemprak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Sabtu (5/7/2025). (Foto : Ario/cianjurtimes.com) Perbesar

Warga tengah membersihkan lumpur yang menutupi jalan di Kampung Jemprak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Sabtu (5/7/2025). (Foto : Ario/cianjurtimes.com)

CIANJUR TIMES – Kampung Jemprak di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, dilanda banjir dan longsor pada Sabtu (5/7/2025) malam. Air mulai memasuki permukiman warga sekitar pukul 19.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dari sore hingga malam hari.

Meluapnya air terjadi lantaran saluran drainase yang tersumbat. Menurut Fauzi (27), seorang warga setempat, sumbatan drainase menyebabkan air meluber ke permukiman warga.

“Air meluap dari drainase yang mampet, itu kena ke permukiman warga,” jelas Fauzi.

Selain itu, beberapa titik longsor turut memperparah kondisi. Longsoran ini menghambat aliran air dan membawa material lumpur ke jalanan umum.

“Di kampung saya ada satu titik longsor, itu juga menghambat air, jadi air meluap ke jalan sama si tanah itu,” tambahnya.

Warga segera bergotong royong membersihkan lumpur dan sampah. Mereka juga mengamankan barang-barang di rumah yang terdampak banjir.

Kepala Desa Ciloto, Marwan, menegaskan bahwa Pemerintah Desa Ciloto langsung terjun ke lapangan untuk memantau dan membantu warga.

“Ada sekitar 8 rumah yang terdampak banjir paling parah,” ungkap Marwan.

Ia menjelaskan bahwa selokan tersumbat akibat adanya kerucut lalu lintas (cone) yang terbawa arus ke dalam saluran air.

“Debit air besar karena hujan. Terus ada kerucut yang masuk ke saluran air. Itu sudah kita bersihkan, bahkan sampai harus ditarik oleh mobil,” kata Marwan kepada Cianjur Times.

Lumpur Tutupi Akses Jalan ke Kampung Jemprak

Selain itu, Pemdes bersama warga telah membersihkan sampah-sampah yang terbawa arus dan menyumbat drainase. Namun, akibat menumpuknya material lumpur di jalan, warga belum dapat melalui jalan menuju Kampung Jemprak. Akibat material lumpur yang menumpuk menutupi jalan cukup tebal, sehingga pembersihan total baru dapat Pemdes Laksanakan pada Minggu pagi.

“Jalan belum bisa dilalui karena lumpur yang menumpuk, besok pagi bersama warga, baru kita bersihkan,” ujar Marwan.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, gorong-gorong telah Pemdes benahi. Namun, Marwan menyoroti adanya bangunan atau jalan di atas selokan yang mempersempit saluran air, menjadi tantangan tersendiri untuk pencegahan banjir jangka panjang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam

23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Gereja Cianjur

DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober

23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

pilkades serentak

Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka

22 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Kecelakaan beruntun di Puncak

Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur

21 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bank tanah

Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi

21 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Hari juang polri
Trending di Berita