Menu

Mode Gelap
Balita di Cianjur Meninggal Diduga Akibat Keracunan MBG, Diagnosis Syok Septik HONOR Pad X8b Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Ramah Keluarga dengan Baterai 10.100 mAh Penghapusan Tiket Ganda Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kawasan Wisata Cibodas Hingga Dua Kali Lipat Turnamen Bulutangkis Internasional Hundred Hoo Haa Cup 2026 Digelar, Total Hadiah Rp2,5 Miliar Kasus Tabrak Lari Advokat di Cianjur Terungkap, Sopir Pick Up Ditangkap Polisi Sidang Paripurna DPRD Cianjur Ricuh, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Keluarga Sanusi’ di Hadapan Bupati

Berita

Kebakaran di Sayang Kulon Cianjur: Empat Bangunan Hangus Akibat Permainan Anak

badge-check


					foto : Ario/cianjurtimes.com Perbesar

foto : Ario/cianjurtimes.com

CIANJUR TIMES – Kebakaran hebat melanda empat bangunan di Kampung Sayang Kulon, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, tepatnya di belakang Gedung Kreatif Center. Dugaan kuat penyebab insiden ini bermula dari salah satu rumah akibat permainan masak-masakan seorang anak. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/6/2025).

Menurut informasi yang tim Cianjur Times kumpulkan di lapangan, api pertama kali muncul dari rumah milik Dudu. Api kemudian menjalar ke bagian belakang rumah milik Enjang dan Maman. Beruntungnya, kedua rumah tersebut tidak mengalami kerusakan parah.

Selain itu, masjid di samping rumah Dudu juga ikut terbakar, namun hanya pada bagian sampingnya dan tidak mengalami kerusakan signifikan lainnya. Muncul dugaan pemicu kebakaran ini adalah akibat seorang anak yang bermain masak-masakan di dalam kamar. Namun, petugas belum dapat memastikan apakah anak tersebut menggunakan kompor atau benda lain yang memicu api.

Anggota Pemadam Kebakaran Cianjur, Daryana, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga pada pukul 13.50 WIB. Laporan awal mengindikasikan adanya seorang anak yang bermain masak-masakan di dalam rumahnya.

“Api muncul saat anak tersebut bermain masak-masakan di dalam kamarnya. Angin pada saat itu cukup kencang,” ungkap Daryana.

Beruntungnya, insiden ini tidak menelan korban jiwa, meskipun kerugian material yang terjadi cukup besar. “Kerugian material cukup besar, mencapai Rp200 juta,” ucapnya.

Daryana menerangkan, tim pemadam kebakaran mengalami kesulitan saat memadamkan api karena angin yang kencang dan ketersediaan air. Namun, api berhasil dipadamkan setelah dua jam proses pemadaman.

“Untungnya di sekitaran lokasi ada tempat penampungan air. Sebanyak tiga unit damkar dikerahkan, yaitu dua unit dari Mako Cianjur dan satu dari Mako Ciranjang, serta ada bantuan satu unit tangki air dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim),” ujar Daryana.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama yang melibatkan api.

“Diharapkan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap anaknya sendiri, apalagi yang melibatkan api,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Balita di Cianjur Meninggal Diduga Akibat Keracunan MBG, Diagnosis Syok Septik

25 April 2026 - 19:11 WIB

Balita meinggal keracunan mbg

Penghapusan Tiket Ganda Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kawasan Wisata Cibodas Hingga Dua Kali Lipat

23 April 2026 - 11:51 WIB

kunjungan wisatawan ke kebun raya cibodas

Kasus Tabrak Lari Advokat di Cianjur Terungkap, Sopir Pick Up Ditangkap Polisi

22 April 2026 - 19:20 WIB

Tabrak lari advokat di canjur

Sidang Paripurna DPRD Cianjur Ricuh, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Keluarga Sanusi’ di Hadapan Bupati

21 April 2026 - 19:08 WIB

Sidang paripurna DPRD Cianjur

Jalur Kereta Cibeber–Lampegan Cianjur Kembali Normal Usai Gogosan, KA Siliwangi Beroperasi Lagi

21 April 2026 - 10:54 WIB

jalur kereta cianjur
Trending di Berita