Menu

Mode Gelap
Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida Kebun Raya Cibodas Tetapkan Tarif Baru, Pengelola Pastikan Sesuai Aturan PNBP BRIN Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida SMKN 1 Cipanas Jadi Sekolah Percontohan Nasional Pendidikan Vokasi Pariwisata Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas

Berita

Kebakaran di Sayang Kulon Cianjur: Empat Bangunan Hangus Akibat Permainan Anak

badge-check


					foto : Ario/cianjurtimes.com Perbesar

foto : Ario/cianjurtimes.com

CIANJUR TIMES – Kebakaran hebat melanda empat bangunan di Kampung Sayang Kulon, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, tepatnya di belakang Gedung Kreatif Center. Dugaan kuat penyebab insiden ini bermula dari salah satu rumah akibat permainan masak-masakan seorang anak. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/6/2025).

Menurut informasi yang tim Cianjur Times kumpulkan di lapangan, api pertama kali muncul dari rumah milik Dudu. Api kemudian menjalar ke bagian belakang rumah milik Enjang dan Maman. Beruntungnya, kedua rumah tersebut tidak mengalami kerusakan parah.

Selain itu, masjid di samping rumah Dudu juga ikut terbakar, namun hanya pada bagian sampingnya dan tidak mengalami kerusakan signifikan lainnya. Muncul dugaan pemicu kebakaran ini adalah akibat seorang anak yang bermain masak-masakan di dalam kamar. Namun, petugas belum dapat memastikan apakah anak tersebut menggunakan kompor atau benda lain yang memicu api.

Anggota Pemadam Kebakaran Cianjur, Daryana, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga pada pukul 13.50 WIB. Laporan awal mengindikasikan adanya seorang anak yang bermain masak-masakan di dalam rumahnya.

“Api muncul saat anak tersebut bermain masak-masakan di dalam kamarnya. Angin pada saat itu cukup kencang,” ungkap Daryana.

Beruntungnya, insiden ini tidak menelan korban jiwa, meskipun kerugian material yang terjadi cukup besar. “Kerugian material cukup besar, mencapai Rp200 juta,” ucapnya.

Daryana menerangkan, tim pemadam kebakaran mengalami kesulitan saat memadamkan api karena angin yang kencang dan ketersediaan air. Namun, api berhasil dipadamkan setelah dua jam proses pemadaman.

“Untungnya di sekitaran lokasi ada tempat penampungan air. Sebanyak tiga unit damkar dikerahkan, yaitu dua unit dari Mako Cianjur dan satu dari Mako Ciranjang, serta ada bantuan satu unit tangki air dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim),” ujar Daryana.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama yang melibatkan api.

“Diharapkan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap anaknya sendiri, apalagi yang melibatkan api,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida

12 Juni 2026 - 13:09 WIB

Polsek mande

Kebun Raya Cibodas Tetapkan Tarif Baru, Pengelola Pastikan Sesuai Aturan PNBP BRIN

11 Juni 2026 - 15:19 WIB

Tarif Kebun raya Cibodas

Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida

11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ketahanan Pangan

SMKN 1 Cipanas Jadi Sekolah Percontohan Nasional Pendidikan Vokasi Pariwisata

9 Juni 2026 - 09:45 WIB

smkn 1 cipanas

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik

8 Juni 2026 - 09:04 WIB

PPPK Sekolah Rakyat
Trending di Berita