Menu

Mode Gelap
Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Kelompok I Gelar Program Anti-Bullying di SDN Cihea Villa Kosong di Cipanas Terbakar, Damkar Duga Api Berasal dari Pembakaran Sampah Debit Bendung Cisokan Turun Drastis, Ribuan Hektare Sawah di Tiga Kecamatan Cianjur Terancam Kekurangan Air Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Jalan KH Saleh Cianjur Dua Ular Sanca Ditemukan di Bak Bekas Septic Tank Ponpes di Cianjur, Damkar Sempat Kesulitan Evakuasi Jalan Beton Baru di Sukanagara Rusak Diterobos Pengendara, Bupati Cianjur: Sedikit Bersabar, Manfaatnya Bertahun-tahun

Berita

Kebakaran di Sayang Kulon Cianjur: Empat Bangunan Hangus Akibat Permainan Anak

badge-check

foto : Ario/cianjurtimes.com Perbesar

foto : Ario/cianjurtimes.com

CIANJUR TIMES – Kebakaran hebat melanda empat bangunan di Kampung Sayang Kulon, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, tepatnya di belakang Gedung Kreatif Center. Dugaan kuat penyebab insiden ini bermula dari salah satu rumah akibat permainan masak-masakan seorang anak. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/6/2025).

Menurut informasi yang tim Cianjur Times kumpulkan di lapangan, api pertama kali muncul dari rumah milik Dudu. Api kemudian menjalar ke bagian belakang rumah milik Enjang dan Maman. Beruntungnya, kedua rumah tersebut tidak mengalami kerusakan parah.

Selain itu, masjid di samping rumah Dudu juga ikut terbakar, namun hanya pada bagian sampingnya dan tidak mengalami kerusakan signifikan lainnya. Muncul dugaan pemicu kebakaran ini adalah akibat seorang anak yang bermain masak-masakan di dalam kamar. Namun, petugas belum dapat memastikan apakah anak tersebut menggunakan kompor atau benda lain yang memicu api.

Anggota Pemadam Kebakaran Cianjur, Daryana, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga pada pukul 13.50 WIB. Laporan awal mengindikasikan adanya seorang anak yang bermain masak-masakan di dalam rumahnya.

“Api muncul saat anak tersebut bermain masak-masakan di dalam kamarnya. Angin pada saat itu cukup kencang,” ungkap Daryana.

Beruntungnya, insiden ini tidak menelan korban jiwa, meskipun kerugian material yang terjadi cukup besar. “Kerugian material cukup besar, mencapai Rp200 juta,” ucapnya.

Daryana menerangkan, tim pemadam kebakaran mengalami kesulitan saat memadamkan api karena angin yang kencang dan ketersediaan air. Namun, api berhasil dipadamkan setelah dua jam proses pemadaman.

“Untungnya di sekitaran lokasi ada tempat penampungan air. Sebanyak tiga unit damkar dikerahkan, yaitu dua unit dari Mako Cianjur dan satu dari Mako Ciranjang, serta ada bantuan satu unit tangki air dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim),” ujar Daryana.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama yang melibatkan api.

“Diharapkan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap anaknya sendiri, apalagi yang melibatkan api,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Kelompok I Gelar Program Anti-Bullying di SDN Cihea

1 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Anti-bullying

Villa Kosong di Cipanas Terbakar, Damkar Duga Api Berasal dari Pembakaran Sampah

1 Agustus 2026 - 13:41 WIB

villa terbakar

Debit Bendung Cisokan Turun Drastis, Ribuan Hektare Sawah di Tiga Kecamatan Cianjur Terancam Kekurangan Air

31 Juli 2026 - 19:39 WIB

bendung cisokan

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Jalan KH Saleh Cianjur

31 Juli 2026 - 19:16 WIB

Pria Meningal di Irigasi

Dua Ular Sanca Ditemukan di Bak Bekas Septic Tank Ponpes di Cianjur, Damkar Sempat Kesulitan Evakuasi

31 Juli 2026 - 15:01 WIB

ular sanca
Trending di Berita