Menu

Mode Gelap
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Cianjur Bersihkan Vandalisme di Stadion Badak Putih RSUD Cimacan Edukasi Orang Tua Kenali Perbedaan Stunting dan Wasting pada Anak Diduga Mengaku Jaksa Kejagung, Pria di Cianjur Diamankan Kejari Ratusan Warga Dukung Keberlanjutan Program MBG, DPRD Cianjur Terima Aspirasi Warga Sukapura Cidaun Protes Distribusi Bantuan Pangan, Polisi Dalami Dugaan Penyimpangan Jelang Libur Sekolah, DLH Angkut 2,5 Ton Sampah dari Pantai Selatan Cianjur

Berita

Viral! Pendaki Gunung Gede Buang Sampah Tak Senonoh

badge-check


					Cuplikan video dari pendaki Gunung Gede yang kedapatan mencemari lingkungan. Perbesar

Cuplikan video dari pendaki Gunung Gede yang kedapatan mencemari lingkungan.

Cianjur Times – Kelakuan sejumlah oknum pendaki Gunung Gede menuai kecaman. Pasalnya sejumlah video dan laporan mengenai tindakan tidak bertanggung jawab mereka viral di media sosial. Dalam video yang beredar, para pendaki Gunung Gede ini tertangkap kamera dan dilaporkan telah membuang celana dalam di antara tanaman edelweiss yang dilindungi serta mencemari sumber mata air yang digunakan oleh pendaki lainnya.

Video berdurasi 28 detik yang beredar luas memperlihatkan jelas sebuah celana dalam berwarna gelap tergeletak di atas hamparan edelweiss di kawasan Alun-alun Suryakencana. Selain itu, terdapat pula laporan dan bukti visual lain yang menunjukkan seorang oknum pendaki yang kedapatan buang air besar di salah satu sumber mata air, padahal di lokasi tersebut sudah terpasang papan larangan untuk tidak mencemari.

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, menyampaikan rasa prihatin dan kecewanya atas tindakan tidak terpuji dari oknum pendaki Gunung Gede tersebut.

“Kami sangat menyayangkan tindakan pendaki Gunung Gede yang dengan sengaja membuang sampah berupa celana dalam di atas edelweiss dan mencemari sumber air. Ini adalah pelanggaran serius terhadap etika pendakian dan konservasi lingkungan,” ujarnya.

TNGGP akan Usut Identitas Pelaku

Pihaknya menegaskan akan segera menelusuri identitas para pelaku.

“Kami akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengidentifikasi oknum-oknum pendaki Gunung Gede yang terlibat. Jika terbukti melanggar, mereka akan mendapat sanksi tegas berupa blacklist dari pendakian. Selain itu juga menerima hukuman sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” imbuhnya.

Agus Deni mengimbau kepada seluruh pendaki dan pengunjung taman nasional lainnya untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Kami berharap para pendaki Gunung Gede menjadi contoh pendaki yang bertanggung jawab. Tidak meninggalkan sampah apapun, dan menghormati aturan yang berlaku di kawasan konservasi. Sumber mata air ini sangat penting bagi kebutuhan semua pendaki, jadi mari kita jaga bersama,” pungkasnya.

Pembukaan kembali pendakian Gunung Gede Pangrango pada 22 April 2025, setelah sempat tutup akibat aktivitas vulkanik, seharusnya menjadi momentum kebangkitan pariwisata yang bertanggung jawab. Namun, insiden yang melibatkan oknum pendaki ini menjadi catatan kelam dan pihak TNGGP berharap tidak terulang kembali. Para pendaki juga mendapat imbauan untuk selalu waspada dan tidak mendekati area Kawah Wadon demi keselamatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Cianjur Bersihkan Vandalisme di Stadion Badak Putih

26 Juni 2026 - 15:34 WIB

Polres cianjur membersihkan vandalisme

RSUD Cimacan Edukasi Orang Tua Kenali Perbedaan Stunting dan Wasting pada Anak

26 Juni 2026 - 06:59 WIB

stunting dan wasting

Diduga Mengaku Jaksa Kejagung, Pria di Cianjur Diamankan Kejari

25 Juni 2026 - 21:14 WIB

jaksa palsu

Ratusan Warga Dukung Keberlanjutan Program MBG, DPRD Cianjur Terima Aspirasi

25 Juni 2026 - 20:56 WIB

program mbg di cianjur

Warga Sukapura Cidaun Protes Distribusi Bantuan Pangan, Polisi Dalami Dugaan Penyimpangan

24 Juni 2026 - 22:08 WIB

Sukapura Cidaun
Trending di Berita