Menu ✖

Mode Gelap
NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

Berita

Perumdam Tirta Mukti Cianjur Pastikan Kualitas Air untuk 50 Ribu Pelanggan Tetap Terjaga Saat Kemarau

badge-check

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menijau langsung bak penampungan sumber air baku di Kecamatan Ciranjang, guna memastikan pasokan air tetap normal ke rumah pelanggan. (Foto : ANTARA) Perbesar

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menijau langsung bak penampungan sumber air baku di Kecamatan Ciranjang, guna memastikan pasokan air tetap normal ke rumah pelanggan. (Foto : ANTARA)

CIANJUR TIMES, Cianjur – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur memastikan kualitas air bersih untuk sekitar 50 ribu pelanggan tetap terjaga selama musim kemarau. Meski sejumlah sumber air baku mulai mengalami penurunan debit, distribusi air ke pelanggan disebut masih berjalan normal.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi, mengatakan pelayanan air bersih ke rumah pelanggan masih berjalan seperti biasa. Selain itu, pendistribusian air bersih menggunakan truk tangki juga tetap disiagakan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pasokan tambahan.

“Berbagai upaya terus kami lakukan, termasuk perbaikan pipa induk dan jaringan distribusi di seluruh cabang pelayanan, terutama yang mengandalkan sumber air baku dari sungai,” katanya di Cianjur, Jumat (8/8/2026).

Debit Sungai Turun saat Kemarau, Pengolahan Air Terhambat

Menurut Syamsul, dampak musim kemarau mulai dirasakan di beberapa wilayah yang mengandalkan pasokan air dari sungai. Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Cabang Pelayanan Ciranjang, di mana penurunan debit sungai menyebabkan proses pengolahan air menjadi lebih sulit.

Penurunan debit air membuat muka sungai menjadi lebih dangkal sehingga pasir dari dasar sungai kerap masuk dan menutup titik pengambilan air baku. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perumdam melakukan sejumlah penyesuaian teknis, termasuk menggeser mesin dan pipa induk ke lokasi yang debit airnya masih mencukupi.

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu distribusi air ke pelanggan di wilayah terdampak. Terutama ketika proses pengambilan air baku terhambat oleh pendangkalan sungai. Namun, Perumdam menyatakan terus melakukan penanganan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal selama musim kemarau.

“Kami terus berupaya melakukan penanganan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal meskipun ada berbagai kendala selama musim kemarau,” ujarnya.

Perumdam juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan hemat. Terutama hanya untuk kebutuhan pokok sehari-hari seperti memasak, minum, mandi, dan mencuci. Pihaknya meminta masyarakat mengurangi penggunaan air untuk mencuci kendaraan atau menyiram tanaman secara berlebihan selama pasokan air baku menurun.

Bagi warga yang mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih, permintaan dapat warga sampaikan melalui kantor cabang Perumdam terdekat. Saat ini Perumdam menyiagakan empat truk tangki untuk melayani distribusi air bersih di sejumlah kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Cianjur.

“Kami juga memohon maaf kepada pelanggan apabila pelayanan masih belum optimal. Kami akan terus berupaya berbenah agar pelayanan terbaik dapat terus kami berikan kepada masyarakat,” pungkas Syamsul.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana

1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

NCI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar
Trending di Berita