Menu

Mode Gelap
Hujan Deras Picu Longsor di Batulawang Cipanas Cianjur, Dapur Warga Rusak dan Jalan Terancam Perizinan Belum Lengkap, Wisata Jamaras Agro Farm Cianjur Dipasangi Stiker Pengawasan Monyet Liar yang Serang Warga di Cibeber Cianjur Berhasil Ditangani Petugas Gas Elpiji 3 Kg Cianjur Langka, DPRD Temukan Dugaan Penyimpangan Distribusi 20 Ribu Warga Daftar SIAPKerja Cianjur, Data Penempatan di Sistem Masih Nol HUT Kebun Raya Cibodas ke-174, Revitalisasi Taman Lumut dan Konservasi Tanaman Langka Diperkuat

Berita

Jembatan Cibogo Sukaresmi Kembali Berdiri dalam Waktu Singkat

badge-check


					Jembatan Cibogo, penghubung antar kampung di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur saat ini sudah bisa dilalui. (Foto : vito/cianjurtimes.com). Perbesar

Jembatan Cibogo, penghubung antar kampung di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur saat ini sudah bisa dilalui. (Foto : vito/cianjurtimes.com).

Cianjur, Cianjurtimes.com – Masyarakat dan pengguna jalan kini dapat kembali melintasi Jembatan Cibogo, penghubung antar kampung di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur. Jembatan ini sebelumnya putus akibat luapan sungai. Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, meresmikan penggunaan jembatan tersebut, menandai pemulihan akses penting bagi warga setempat.

“Kami bergerak cepat setelah kejadian. Kepala dinas langsung meninjau lokasi, dan perencanaan jembatan darurat segera kami lakukan. Dalam 26 hari, jembatan ini sudah berdiri lagi, bahkan mobil pun bisa melintas,” ungkap Bupati Wahyu melalui akun Instagram pribadinya (@dr.mohammadwahyuferdian) pada Sabtu, (29/3/2025).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menjelaskan bahwa jembatan dalam peresmian kemarin masih berstatus darurat, meski sudah mampu menahan beban kendaraan roda empat.

“Jembatan Gelagar ini masih dalam kategori darurat, namun mobil sudah bisa lewat. Sebelumnya, jembatan sementara dari bambu hanya bisa dilalui motor. Dinas Perkim merencanakan pembangunan jembatan ini dengan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT), totalnya sekitar Rp400 juta,” jelas Asep via telepon.

Proses pembangunan jembatan memakan waktu sekitar 20 hari, termasuk pembersihan puing-puing jembatan lama.

“Pengerjaan fisik memakan 14 hari, namun pembersihan puing memakan waktu lebih lama. Jembatan ini memiliki batas kapasitas maksimal dua ton, dan mampu bertahan hingga dua tahun,” tambahnya.

Asep menegaskan bahwa keputusan dan anggaran untuk pembangunan jembatan permanen berada di tangan pemerintah desa.

“Karena ini jalan desa, kewenangan ada di kepala desa. Anggaran pembangunan jembatan permanen akan tergantung pada keputusan mereka,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Batulawang Cipanas Cianjur, Dapur Warga Rusak dan Jalan Terancam

14 April 2026 - 21:05 WIB

longsor di batulawang

Perizinan Belum Lengkap, Wisata Jamaras Agro Farm Cianjur Dipasangi Stiker Pengawasan

14 April 2026 - 20:42 WIB

jamaras agro farm

Monyet Liar yang Serang Warga di Cibeber Cianjur Berhasil Ditangani Petugas

14 April 2026 - 20:01 WIB

monyet liar

Gas Elpiji 3 Kg Cianjur Langka, DPRD Temukan Dugaan Penyimpangan Distribusi

14 April 2026 - 09:41 WIB

gas elpiji 3 kg cianjur

20 Ribu Warga Daftar SIAPKerja Cianjur, Data Penempatan di Sistem Masih Nol

14 April 2026 - 09:14 WIB

SiapKerja
Trending di Berita