CIANJUR TIMES, Cianjur – Dinas Pangan (Dispan) Kabupaten Cianjur mencatat penyaluran bantuan pangan (Bapang) dari Bulog Cianjur telah mencapai sekitar 95 persen dari total target penerima.
Penyaluran bantuan di sejumlah desa masih berlangsung untuk memenuhi target hingga 100 persen.
Kepala Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Firman Edi, mengatakan pemerintah terus mendorong penyelesaian penyaluran bantuan pangan di seluruh desa.
Menurutnya, sekitar 5 persen target penyaluran masih menghadapi kendala, terutama terkait kondisi dan validitas data penerima di lapangan.
“Memang di kuota lima persen ini terdapat kendala. Salah satu contohnya penerimanya sudah tidak ada, meninggal dunia, atau masyarakatnya sudah pindah data,” terang Firman, Rabu (7/10/2026).
Firman mengatakan persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki proses penyaluran bantuan pada tahap berikutnya.
Menurutnya, kelancaran penyaluran tidak hanya bergantung pada ketersediaan bantuan, tetapi juga kesiapan aparatur pemerintah di setiap tingkatan dalam menangani kondisi penerima di lapangan.
“Evaluasi ini menjadi cermin bagi kita semua, baik pemerintah pusat maupun desa, agar tetap siap. Dan berkomitmen melayani masyarakat meskipun ada berbagai tantangan dan kendala,” katanya.
Ke depan, pemerintah akan mendorong pembenahan data penerima agar penyaluran Bapang semakin tepat sasaran. Kesiapan aparatur pemerintah desa juga akan diperkuat untuk mendukung proses penyaluran dalam waktu yang tersedia.
“Prinsipnya ke depan harus ada perbaikan data, peningkatan kesiapan aparatur pemerintah desa dengan waktu yang singkat. Dan pelayanan kepada masyarakat tetap harus sesuai dengan aturan serta pedoman umum yang berlaku,” pungkasnya.***

















