Menu

Mode Gelap
Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Dampingi Pemilihan Ketua RT dan RW di Desa Cihea Kemarau Panjang Landa Cianjur, Ratusan KK Krisis Air Bersih dan Antre Bantuan Tangki Air Pedagang Keliling yang Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia Usai Berselisih dengan Perusahaan, Eks Driver QL Agrofood Cianjur Pilih Menjadi Trader Saham Pedagang Keliling Diduga Tenggelam di Waduk Cirata, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Realisasi Investasi Cianjur Semester I 2026 Capai Rp1,33 Triliun, Industri Pengolahan Masih Mendominasi

Berita

Temuan Belatung di Menu MBG SDN Cisarandi 1, Sekolah dan Penyedia Makanan Beri Penjelasan Berbeda

badge-check

Menu MBG yang terdapat belatung saat dibagikan di SDN Cisarandi 1 Kecamatan Warungkondang, Cianjur. (Foto : Tangkapan Layar) Perbesar

Menu MBG yang terdapat belatung saat dibagikan di SDN Cisarandi 1 Kecamatan Warungkondang, Cianjur. (Foto : Tangkapan Layar)

CIANJUR TIMES, Warungkondang – Temuan belatung pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan terjadi di SDN Cisarandi 1, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Selasa (7/4/2026).

Pihak sekolah dan penyedia makanan (SPPG) memberikan penjelasan berbeda terkait asal makanan tersebut.

Insiden bermula saat sekolah menerima 297 tray makanan sekitar pukul 08.00 WIB. Temuan tersebut pertama kali diketahui oleh siswa saat waktu makan.

BACA JUGA : Buntut Keracunan Massal, Satgas Hentikan Operasional Tiga Dapur MBG di Cianjur

Guru SDN Cisarandi 1, Didan, mengatakan belatung ditemukan oleh siswa kelas dua di dalam salah satu menu makanan.

“Menu datang sekitar jam setengah delapan dengan jumlah 297 tray. Untuk menu daging memang sama, tapi ada satu menu yang berbeda yaitu di kelas dua, awalnya dikira daging ternyata telur,” kata Didan.

Sekolah: Akibat Temuan Belatung, Siswa Enggan Mengonsumsi Makanan

Didan menyebut temuan tersebut membuat sebagian siswa enggan mengonsumsi makanan yang dibagikan.

“Kalau dipersentase mungkin kecil, sekitar lima persen. Tapi belatungnya masih hidup, jadi anak-anak pada jijik dan hampir rata-rata tidak dimakan,” katanya.

Ia juga menyebut sebelumnya, siswa pernah menemukan benda lain dalam makanan, seperti sarung tangan dan rambut.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan siswa yang mengalami gangguan kesehatan.

“Untuk sementara belum ada yang sakit, hanya keluhan jijik saja,” imbuhnya.

SPPG Bantah Berasal dari Dapur

Sementara itu, Asisten Lapangan Dapur SPPG Cisarandi 2, Dedi Supriadi, membantah makanan tersebut berasal dari pihaknya.

“Kami sudah pastikan dari tim dapur, packaging, hingga distribusi, tidak ada menu seperti itu. Bahkan untuk hari ini tidak ada menu telur dari kami,” tegas Dedi.

Menurutnya, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan jumlah temuan tidak sebanyak yang dilaporkan.

“Dari hasil pengecekan, yang ditemukan hanya satu. Itu juga kami simpan sebagai bukti,” katanya.

Dedi menambahkan, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Dampingi Pemilihan Ketua RT dan RW di Desa Cihea

29 Juli 2026 - 18:48 WIB

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary

Kemarau Panjang Landa Cianjur, Ratusan KK Krisis Air Bersih dan Antre Bantuan Tangki Air

29 Juli 2026 - 17:35 WIB

kemarau

Pedagang Keliling yang Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia

29 Juli 2026 - 13:39 WIB

Waduk Cirata

Usai Berselisih dengan Perusahaan, Eks Driver QL Agrofood Cianjur Pilih Menjadi Trader Saham

28 Juli 2026 - 20:24 WIB

trader saham

Pedagang Keliling Diduga Tenggelam di Waduk Cirata, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

28 Juli 2026 - 19:12 WIB

tenggelam di waduk cirata
Trending di Berita