Cianjur Times – Aktivitas peredaran obat terlarang di Cianjur kembali meresahkan warga. Seorang pria diduga menjual sediaan farmasi tanpa izin secara terang-terangan di trotoar Jalan Raya Puncak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, saat bulan Ramadan.
Aksi tersebut terekam dalam sebuah video amatir yang beredar di masyarakat. Dalam rekaman itu, seorang pria bertopi tampak duduk di trotoar sambil melayani pembeli yang datang silih berganti.
Mirisnya, sebagian besar pembeli yang mendatangi pria tersebut diduga merupakan kalangan remaja.
Salah seorang warga yang berada di lokasi, Eneng (nama samaran), mengaku melihat langsung aktivitas transaksi tersebut saat menunggu waktu berbuka puasa.
“Saya kira mereka hanya nongkrong sambil menunggu buka puasa. Tapi ternyata pria yang duduk di kursi itu memberikan paket obat kepada orang-orang yang datang membeli,” ujar Eneng, Jumat (6/3).
Transaksi Terjadi di Ruang Publik
Menurut Eneng, aktivitas tersebut berlangsung di lokasi yang cukup mencolok karena berada di jalur utama kawasan Puncak. Meskipun terdapat taman pembatas jalan, transaksi tetap terlihat jelas oleh pengendara dan pejalan kaki yang melintas.
Ia mengatakan selama sekitar satu jam berada di lokasi, puluhan remaja terlihat datang bergantian untuk membeli obat dari pria tersebut.
Kondisi ini membuat warga khawatir karena peredaran obat terlarang di Cianjur nampak semakin terbuka, bahkan terlihat di ruang publik.
“Pembelinya kebanyakan masih usia remaja. Kami khawatir kalau kondisi ini terus dibiarkan,” katanya.
Polisi Siap Lakukan Penindakan
Menanggapi video yang beredar tersebut, Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi memastikan bahwa pihaknya akan segera melakukan penyelidikan.
Polisi akan menelusuri lokasi yang kuat dugaan menjadi titik transaksi serta mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam peredaran obat terlarang di Cianjur.
“Kami akan menindaklanjuti informasi tersebut. Tim Satresnarkoba akan melakukan penyelidikan dan penindakan di lokasi yang dilaporkan,” ujar Alexander.
Kapolres juga menegaskan bahwa pemberantasan narkoba dan obat keras terbatas menjadi salah satu prioritas Polres Cianjur selama bulan Ramadan.
Polisi Ingatkan Bahaya Obat Terlarang
Selain melakukan penindakan hukum, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Orang tua juga perlu untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
“Jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba atau obat keras terbatas, segera laporkan kepada kepolisian,” kata Kapolres.
Polisi menegaskan akan terus melakukan patroli dan operasi di sejumlah wilayah rawan guna menekan peredaran obat terlarang di Cianjur, terutama di kawasan Puncak yang ramai oleh masyarakat.***


















1 Komentar
Memalukan sekali lagi lagi cipanas lagi lagi cianjur 😔