Cianjur Times – Momentum bulan suci Ramadan menjadi sarana bagi aparat kepolisian untuk memperkuat hubungan baik dengan kalangan intelektual muda. Polres Cianjur menggelar kegiatan sosial yang melibatkan berbagai elemen organisasi kepemudaan di Jalan KH Abdullah bin Nuh, tepatnya di depan Mapolres Cianjur pada Minggu (1/3). Kolaborasi antara Polri dan Mahasiswa ini bertujuan untuk menebar kebaikan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Sugih Mukti.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata bahwa komunikasi antarlembaga dapat terjalin melalui aksi kemanusiaan. Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas di Cianjur turun ke jalan bersama personel kepolisian untuk menyapa pengendara yang melintas. Mereka membagikan paket makanan untuk berbuka puasa sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang masih berada di perjalanan saat azan Magrib berkumandang.
Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, memimpin langsung jalannya aksi sosial tersebut. Beliau menyatakan bahwa sinergi ini penting untuk membangun kepercayaan publik serta menciptakan suasana Ramadan yang sejuk. Menurutnya, keterlibatan aktif kaum muda dalam kegiatan positif akan berdampak pada kondusivitas wilayah secara menyeluruh.
“Kegiatan sore hari ini kami niatkan untuk mengisi hari di bulan suci Ramadan. Dimulai dengan pembagian 250 takjil yang melibatkan rekan-rekan mahasiswa dari berbagai universitas dan disiplin ilmu,” ujar AKBP A Alexander Yurikho Hadi saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan.
Kapolres : Simbol Kebersamaan Aparat dan Kaum Intelektual
Setelah aksi berbagi takjil selesai, rangkaian acara berlanjut ke area dalam Mapolres Cianjur untuk mengikuti tausiyah atau kultum singkat. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan. Pertemuan antara Polri dan Mahasiswa ini menjadi simbol bahwa perbedaan fungsi dalam masyarakat tidak menjadi penghalang untuk duduk bersama dalam satu meja.
Momen buka bersama ini juga menjadi ruang diskusi informal antara pihak kepolisian dan para aktivis mahasiswa. Polisi mendengarkan berbagai pandangan dari mahasiswa mengenai isu-isu terkini di Cianjur. Sebaliknya, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban umum selama bulan puasa hingga menjelang Idulfitri mendatang.
“Momen ini merupakan simbol kebersamaan antara aparat penegak hukum dan kaum intelektual muda di Cianjur. Setelah pembagian takjil, acara kami lanjutkan dengan tausiyah singkat dan disusul dengan buka puasa bersama untuk mempererat tali silaturahmi,” lanjut Kapolres menekankan pentingnya interaksi tersebut.

Menjaga Kondusivitas di Tengah Dinamika Aspirasi
Polres Cianjur menyadari bahwa mahasiswa merupakan elemen penting yang sering menyuarakan aspirasi masyarakat. Meskipun terdapat dinamika isu nasional maupun lokal yang sedang mereka perjuangkan, Polri berkomitmen untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis. Hubungan antara Polri dan Mahasiswa di Cianjur terbukti tetap harmonis meskipun dalam suasana penyampaian pendapat di muka umum.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mengakomodir setiap aspirasi mahasiswa sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Pelayanan yang maksimal terhadap kelompok mahasiswa menjadi prioritas guna memastikan tidak ada sumbatan komunikasi yang bisa memicu konflik. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kedua belah pihak dapat saling memahami posisi dan tanggung jawab masing-masing dalam menjaga stabilitas daerah.
“Alhamdulillah, di Cianjur situasinya sangat kondusif. Terlepas dari apa yang sedang diperjuangkan oleh adik-adik mahasiswa, kami dari Polri akan tetap mengakomodir dan melayani mereka dengan baik demi menjaga stabilitas keamanan,” tambah AKBP A Alexander Yurikho Hadi.
Harapan Keberkahan untuk Kabupaten Cianjur
Melalui kolaborasi ini, Polres Cianjur berharap pesan-pesan perdamaian dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, Mahasiswa dapat menjadi mitra kepolisian dalam mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara Polri dan Mahasiswa ini diharapkan tidak hanya berhenti pada momen Ramadan saja, namun berlanjut pada program-program kemasyarakatan lainnya di masa depan.
Keberhasilan menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci akan berdampak langsung pada kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah. Polisi akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan, sementara mahasiswa terus memberikan masukan konstruktif bagi perbaikan pelayanan publik. Sinergi ini menjadi modal sosial yang kuat bagi kemajuan Kabupaten Cianjur yang aman dan penuh keberkahan.
“Kegiatan ini kami harapkan dapat terus membina hubungan harmonis antar berbagai elemen masyarakat. Dengan begitu, suasana Ramadan di Kabupaten Cianjur tetap aman, nyaman, dan penuh dengan keberkahan bagi kita semua,” pungkas Kapolres.
















