Cianjur Times – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanggeung bergerak cepat menangani gangguan kelistrikan yang melanda wilayah Cianjur Selatan dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini merupakan bentuk Respon PLN atas kendala suplai listrik yang terganggu akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang.
Manager ULP Tanggeung, Egi Kusmiprayogi, menjelaskan bahwa cuaca buruk telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga mengenai jaringan listrik. Kondisi tersebut memicu kerusakan infrastruktur yang cukup serius di lapangan, termasuk robohnya tiang listrik dan putusnya jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).
“Dalam tiga hari terakhir, intensitas hujan dan angin kencang cukup tinggi sehingga menyebabkan beberapa pohon tumbang yang mengenai jaringan kami. Akibatnya, ada tiang listrik kami yang roboh dan jaringan SUTM kami putus,” ujar Egi dalam keterangan resminya.
Percepatan Pemulihan dan Keamanan Jaringan
Sebagai bagian dari Respon PLN dalam menjaga keandalan pasokan, petugas langsung melakukan pengamanan lokasi serta perbaikan jaringan secara bertahap. Pihak manajemen memastikan proses normalisasi sistem tetap mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat di sekitar area terdampak.
PLN UP3 Cianjur juga telah menyiagakan total 266 personel yang tersebar di seluruh wilayah kerja untuk mengoptimalkan penanganan gangguan. Khusus untuk wilayah kerja Tanggeung, pihak PLN menyiagakan sekitar 90 petugas yang bersiaga di 10 posko berbeda guna mempercepat pemulihan aliran listrik ke rumah pelanggan.
“Kami bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi, perbaikan jaringan. Dan normalisasi sistem secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas serta masyarakat,” tambahnya.
Imbauan Kewaspadaan Bagi Masyarakat
Pihak PLN terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keamanan lingkungan di sekitar jaringan listrik serta meminimalkan potensi gangguan susulan. Perusahaan pelat merah ini berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik meski dalam kondisi darurat akibat faktor alam.
Masyarakat juga dihimbau untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga dapat segera melaporkan jika menemukan gangguan kelistrikan atau melihat kondisi infrastruktur listrik yang membahayakan melalui aplikasi PLN Mobile. Selain itu, warga juga dapat menghubungi Contact Center 123.
PLN memastikan akan terus memantau titik-titik rawan gangguan demi menjaga kenyamanan masyarakat, terutama dalam menjalankan aktivitas di bulan suci Ramadan ini.***




















