CIANJUR TIMES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur resmi menyerahkan lahan seluas 15.000 meter persegi untuk mendukung pembangunan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cianjur.
Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, sebagai wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kenyamanan para jemaah haji.
Lahan yang berlokasi di wilayah Rawabango tersebut kini tengah memasuki tahap pemenuhan administrasi oleh sejumlah dinas terkait.
Pemberian aset daerah ini diharapkan mampu mempercepat penyediaan fasilitas perkantoran yang representatif bagi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Cianjur.
Saat ini, koordinasi antar-lembaga terus berjalan agar proses pembangunan fisik dapat segera terlaksana sesuai rencana. Kehadiran kantor baru ini nantinya akan menjadi pusat kendali pelayanan haji yang lebih modern dan terintegrasi bagi warga di seluruh wilayah Cianjur.
Apresiasi Atas Dukungan Pemerintah Daerah
Kepala Kantor Kemenhaj Cianjur, Herriyanto, menyambut baik langkah strategis pemerintah daerah dalam menyediakan lahan pembangunan tersebut. Menurutnya, dukungan berupa tanah seluas 1,5 hektare ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kualitas pelayanan jemaah.
Ia menilai kontribusi Bupati Wahyu menjadi angin segar bagi pengembangan infrastruktur keagamaan yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Bupati Cianjur telah memberikan hibah lahan Kemenhaj Cianjur seluas 15.000 meter untuk pembangunan kantor kami,” ujar Herriyanto pada Kamis (12/2/2026).
Ia menekankan bahwa fasilitas ini merupakan investasi sosial yang sangat berharga bagi umat.
“Kami berharap dapat terus bermanfaat untuk ke depannya terutama bagi para jemaah haji,” tambahnya saat memberikan keterangan terkait progres lahan di Rawabango.
Sejarah Dedikasi Pemimpin Cianjur bagi Jemaah Haji
Herriyanto mengungkapkan bahwa semangat pemberian hibah lahan ini senada dengan perjuangan pemimpin Cianjur terdahulu, mendiang H. Tjetjep Muchtar Soleh. Almarhum merupakan tokoh yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kesejahteraan jemaah dengan menghibahkan lahan untuk asrama haji pada masa kepemimpinannya.
Kesamaan visi antara bupati terdahulu dan sekarang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap jemaah haji menjadi prioritas berkelanjutan di Kabupaten Cianjur.
“Mantan Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh yang dikenal juga sebagai tokoh agama di Cianjur juga mempunyai sejarah dedikasi yang tinggi terhadap para jemaah haji,” papar Herriyanto mengenang jasa pemimpin sebelumnya.
Ia melihat adanya benang merah kebaikan dalam kebijakan Bupati saat ini dengan sejarah masa lalu.
“Almarhum juga pernah menghibahkan lahan untuk asrama haji sebagai kepeduliannya terhadap jemaah haji,” tuturnya.
Herriyanto menutup pembicaraan dengan menekankan pentingnya sinergi kepemimpinan ini.
“Sekarang Bupati Cianjur saat ini juga sama-sama memberikan kontribusi untuk jemaah haji,” pungkasnya.***












