CIANJUR TIMES – Manajemen RSUD Cimacan menggelar aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah di RSUD Cimacan pada Senin (26/1/2026). Langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata pihak rumah sakit dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan. Puluhan pendonor yang terdiri dari karyawan hingga masyarakat umum tampak antusias mengantre untuk menyumbangkan darah mereka di lokasi kegiatan.
Aksi sosial ini rencananya akan menjadi agenda rutin untuk memfasilitasi warga yang ingin beramal melalui donor darah. Setetes darah yang terkumpul sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa pasien, terutama dalam kondisi darurat medis. Pihak rumah sakit juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh partisipan yang telah bersedia meluangkan waktu untuk berpartisipasi.
Manfaat Kesehatan dan Pahala Sedekah
Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Cimacan, Hendrawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima donor, tetapi juga bagi kesehatan pendonor itu sendiri. Selain regenerasi sel darah, aktivitas ini menjadi ladang ibadah bagi para pegawai di lingkungan rumah sakit. Hendrawan menekankan pentingnya rutin melakukan donor sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk kepedulian sosial.
“Saya habis donor darah, Alhamdulillah kita rumah sakit cimacan Insya Allah rutin akan mengadakan kegiatan donor darah. Kalau kita rajin donor, insya Allah sehat dan juga dapat pahala sedekah,” ujar Hendrawan saat ditemui usai melakukan aksi donor tersebut. Komitmen manajemen untuk merutinkan agenda ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Cianjur Utara secara mandiri.
Pengalaman Pertama Pendonor di RSUD Cimacan
Antusiasme juga datang dari pendonor pemula yang awalnya merasa ragu untuk mengikuti proses pengambilan darah. Datta Afan, salah satu karyawan RSUD Cimacan, membagikan pengalamannya saat pertama kali mendonorkan darahnya. Ia mengakui sempat merasa takut sebelum jarum suntik menyentuh lengannya, namun ternyata prosesnya berjalan sangat cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit seperti yang ia bayangkan.
“Disini saya sedang melakukan donor darah untuk pertama kalinya. Perasaan saya melakukan donor darah awalnya takut ya, tapi ternyata tidak sakit,” ungkap Datta Afan. Ia juga mengajak warga sekitar untuk tidak ragu ikut serta dalam aksi serupa di masa mendatang. “Harapan semoga lebih banyak lagi masyarakat, terutama ya masyarakat di kawasan RSUD Cimacan, membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” tambahnya menutup pembicaraan.***












