CIANJUR TIMES – Syamsul Hadi resmi mengemban amanah sebagai Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur setelah menerima Surat Keputusan (SK) Bupati pada Senin (5/1/2026). Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa’i Azhari, menyerahkan langsung SK tersebut di Kantor Pusat Perumdam Tirta Mukti Cianjur. Syamsul terpilih melalui tahapan seleksi ketat yang berlangsung sejak November hingga Desember 2025 untuk memimpin perusahaan daerah ini hingga tahun 2030 mendatang.
Selain posisi direktur utama, pemerintah daerah juga menunjuk Ilham Ginanjar sebagai anggota Dewan Pengawas yang baru. Penyerahan SK ini menandai berakhirnya masa tugas M. Yudi Haryadi yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama. Pemerintah berharap jajaran direksi baru ini mampu mengoptimalisasi layanan dasar air bersih bagi seluruh masyarakat Cianjur.
Syamsul Hadi : Perbaikan Infrastruktur Pipa dan Distribusi Air
Langkah awal Syamsul Hadi sebagai Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur adalah fokus memperbaiki jaringan pipa yang sudah usang. Ia menyadari bahwa pipa-pipa tua menjadi penyebab utama gangguan distribusi kepada pelanggan selama ini. Penanganan infrastruktur secara berkelanjutan menjadi prioritas utama agar aliran air ke rumah warga menjadi lebih lancar dan stabil daripada sebelumnya.
Pihak manajemen juga berencana memetakan seluruh permasalahan teknis, baik dari sisi internal maupun eksternal perusahaan. Syamsul menegaskan bahwa ia akan segera melakukan identifikasi menyeluruh mengingat kondisi distribusi air bersih di beberapa titik masih membutuhkan perhatian khusus. Upaya ini bertujuan agar amanah yang ia terima dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi kepuasan pelanggan.
Inovasi Edukasi Digital dan Respons Cepat Keluhan
Perumdam Tirta Mukti Cianjur di bawah kepemimpinan baru akan mengadopsi pendekatan digital dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Perusahaan berencana membuat video edukasi mengenai cara deteksi kebocoran mandiri agar masyarakat bisa ikut memantau kondisi jaringan air mereka. Inovasi ini selaras dengan perkembangan era digital untuk mempercepat penyebaran informasi teknis kepada publik.
Untuk menangani keluhan pelanggan yang sering muncul, manajemen akan membentuk divisi khusus guna merespons setiap laporan secara cepat. Divisi ini tidak hanya menangani pengaduan secara online, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang siap terjun langsung ke lokasi gangguan. Pihak perumdam mengimbau pelanggan agar selalu menyertakan identitas dan nomor pelanggan saat mengadu, sehingga petugas dapat mendeteksi lokasi gangguan dengan akurat dan cepat.***












