CIANJUR TIMES – Pemerintah Kabupaten Cianjur bersiap menggelar perayaan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-348 dengan menghadirkan kemeriahan Pawai Budaya. Acara tahunan ini akan menampilkan beragam seni budaya khas Cianjur, nusantara, hingga mancanegara, serta kehadiran ikon bersejarah Kuda Kosong.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Cianjur, Ayi Reza Addairobi, menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk perwakilan dari 32 kecamatan di wilayah Cianjur.
“Pawai Budaya melibatkan berbagai unsur mulai dari tingkat kecamatan, organisasi perangkat daerah, BUMN, BUMD, hingga komunitas dan pelaku seni. Tahun ini kami mengambil tema ‘Lengkah ka Jaman Anyar’ atau Langkah ke Jaman Baru,” ujar Ayi Reza Addairobi, Jumat (19/12/2025).
Rute dan Rekayasa Arus Lalu Lintas
Rombongan Pawai Budaya rencananya akan bergerak mulai pukul 06.00 WIB. Jalur yang akan masuk dalam rute pawai meliputi titik-titik protokol utama agar masyarakat dapat menikmati sajian seni secara maksimal. Berikut adalah rutenya:
- Jalan Perintis Kemerdekaan (Titik Start)
- Jalan Prof Moch Yamin
- Jalan KH Hasyim Ashari
- Jalan Mangunsarkoro
- Jalan Adi Sucipta dan Jalan Siliwangi
- Taman Prawatasari (Titik Finish)
Selama prosesi berlangsung, sejumlah jalur protokol akan ada penutupan untuk kendaraan selama kurang lebih tiga jam. Pihak panitia telah berkoordinasi dengan TNI/Polri dan Dinas Perhubungan untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas.
“Kami sudah berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri dan Dishub Cianjur. Selama Pawai Budaya berlangsung, jalur protokol yang dilalui akan ditutup sementara, dan pengendara akan diarahkan ke sejumlah jalur alternatif,” jelas Ayi.
Filosofi Kuda Kosong dan Hiburan Artis Ibu Kota
Setiap tahunnya, kehadiran Kuda Kosong dalam Pawai Budaya tetap menjadi pusat perhatian utama masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Tradisi kuda hias tanpa penunggang ini memiliki makna sejarah yang mendalam bagi masyarakat Cianjur sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.
“Kuda kosong melambangkan penghormatan pada leluhur serta mengenang sejarah diplomasi pendiri Cianjur dengan Mataram. Ini menjadi simbol semangat kebanggaan daerah kita,” ungkap Ayi.
Puncak acara akan berlanjut dengan pentas seni di Taman Prawatasari hingga pukul 13.00 WIB. Pemkab Cianjur mengajak seluruh warga untuk hadir memeriahkan karnaval ini, yang juga akan menampilkan bintang tamu legendaris Doel Sumbang serta sederet artis ibu kota lainnya.(*)












