Menu

Mode Gelap
Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat Sehari Setelah Dicopot Presiden Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hendayana Ditahan Kejagung

Berita

Waspada Hoax! Kabar Pembukaan Pendakian Gunung Gede Pangrango 5 November Dibantah TNGGP

badge-check


					Waspada Hoax! Kabar Pembukaan Pendakian Gunung Gede Pangrango 5 November Dibantah TNGGP Perbesar

CIANJUR TIMES – Calon pendaki Gunung Gede Pangrango perlu untuk waspada. Kabar yang beredar di media sosial mengenai pembukaan kembali pendakian Gunung Gede pada 5 November 2025 merupakan informasi bohong atau hoax. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menegaskan bahwa jalur pendakian masih tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Humas BBTNGGP, Agus Deni, membantah keras video viral yang menyebutkan pendaki sudah bisa mendaftar dan mendaki pada tanggal 5, 6, dan 7 November.

“Kami pastikan itu informasi bohong. Pendakian Gunung Gede belum dibuka pada 5 November 2025. Belum ada pengumuman resmi kapan pendakian kembali dibuka,” kata Agus Deni, Senin (3/11/2025).

Alasan Penutupan dan Prosedur Resmi

Sebelumnya, pemberlakuan penutupan jalur pendakian lantaran beberapa alasan, termasuk penumpukan sampah dan kebutuhan perbaikan pengelolaan kawasan. BBTNGGP menekankan bahwa proses evaluasi dan perbaikan masih berlangsung.

Agus Deni meminta para pendaki untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari otoritas taman nasional.

“Tunggu informasi resmi saja pembukaan pendakian. Jangan percaya dengan informasi yang belum pasti,” imbaunya. Pengumuman resmi hanya akan muncul melalui website ataupun akun media sosial resmi Balai Besar TNGGP.

Ancaman Sanksi Bagi Pendaki Ilegal

BBTNGGP juga menegaskan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang mencoba memaksakan naik selama masa penutupan. Calon pendaki yang membandel dan tetap memaksakan diri naik akan masuk kategori pendaki ilegal dan terancam sanksi.

“Kalau tetap membandel, tentu akan ada petugas di lapangan. Karena statusnya menjadi pendaki ilegal. Kami akan tingkatkan juga pengawasan untuk menegah ada yang naik selama penutupan,” pungkas Agus Deni.

Pihak taman nasional akan memperketat pengawasan di seluruh titik masuk untuk memastikan tidak ada aktivitas pendakian Gunung Gede ilegal demi keselamatan pendaki dan pemulihan ekosistem.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur

Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

6 Juni 2026 - 20:10 WIB

dapur MBG Cianjur

Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat

5 Juni 2026 - 19:24 WIB

kepulangan jemaah haji cianjur
Trending di Berita