Menu

Mode Gelap
Penghapusan Tiket Ganda Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas Hingga Dua Kali Lipat Turnamen Bulutangkis Internasional Hundred Hoo Haa Cup 2026 Digelar, Total Hadiah Rp2,5 Miliar Kasus Tabrak Lari Advokat di Cianjur Terungkap, Sopir Pick Up Ditangkap Polisi Sidang Paripurna DPRD Cianjur Ricuh, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Keluarga Sanusi’ di Hadapan Bupati Jalur Kereta Cibeber–Lampegan Cianjur Kembali Normal Usai Gogosan, KA Siliwangi Beroperasi Lagi Morning Coffee Kopi Kabut Sevillage Cipanas: Ngopi Pagi Tanpa Tiket Masuk di Puncak

Berita

Waspada Hoax! Kabar Pembukaan Pendakian Gunung Gede Pangrango 5 November Dibantah TNGGP

badge-check


					Waspada Hoax! Kabar Pembukaan Pendakian Gunung Gede Pangrango 5 November Dibantah TNGGP Perbesar

CIANJUR TIMES – Calon pendaki Gunung Gede Pangrango perlu untuk waspada. Kabar yang beredar di media sosial mengenai pembukaan kembali pendakian Gunung Gede pada 5 November 2025 merupakan informasi bohong atau hoax. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menegaskan bahwa jalur pendakian masih tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Humas BBTNGGP, Agus Deni, membantah keras video viral yang menyebutkan pendaki sudah bisa mendaftar dan mendaki pada tanggal 5, 6, dan 7 November.

“Kami pastikan itu informasi bohong. Pendakian Gunung Gede belum dibuka pada 5 November 2025. Belum ada pengumuman resmi kapan pendakian kembali dibuka,” kata Agus Deni, Senin (3/11/2025).

Alasan Penutupan dan Prosedur Resmi

Sebelumnya, pemberlakuan penutupan jalur pendakian lantaran beberapa alasan, termasuk penumpukan sampah dan kebutuhan perbaikan pengelolaan kawasan. BBTNGGP menekankan bahwa proses evaluasi dan perbaikan masih berlangsung.

Agus Deni meminta para pendaki untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari otoritas taman nasional.

“Tunggu informasi resmi saja pembukaan pendakian. Jangan percaya dengan informasi yang belum pasti,” imbaunya. Pengumuman resmi hanya akan muncul melalui website ataupun akun media sosial resmi Balai Besar TNGGP.

Ancaman Sanksi Bagi Pendaki Ilegal

BBTNGGP juga menegaskan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang mencoba memaksakan naik selama masa penutupan. Calon pendaki yang membandel dan tetap memaksakan diri naik akan masuk kategori pendaki ilegal dan terancam sanksi.

“Kalau tetap membandel, tentu akan ada petugas di lapangan. Karena statusnya menjadi pendaki ilegal. Kami akan tingkatkan juga pengawasan untuk menegah ada yang naik selama penutupan,” pungkas Agus Deni.

Pihak taman nasional akan memperketat pengawasan di seluruh titik masuk untuk memastikan tidak ada aktivitas pendakian Gunung Gede ilegal demi keselamatan pendaki dan pemulihan ekosistem.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penghapusan Tiket Ganda Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas Hingga Dua Kali Lipat

23 April 2026 - 11:51 WIB

kunjungan wisatawan ke kebun raya cibodas

Kasus Tabrak Lari Advokat di Cianjur Terungkap, Sopir Pick Up Ditangkap Polisi

22 April 2026 - 19:20 WIB

Tabrak lari advokat di canjur

Sidang Paripurna DPRD Cianjur Ricuh, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Keluarga Sanusi’ di Hadapan Bupati

21 April 2026 - 19:08 WIB

Sidang paripurna DPRD Cianjur

Jalur Kereta Cibeber–Lampegan Cianjur Kembali Normal Usai Gogosan, KA Siliwangi Beroperasi Lagi

21 April 2026 - 10:54 WIB

jalur kereta cianjur

Morning Coffee Kopi Kabut Sevillage Cipanas: Ngopi Pagi Tanpa Tiket Masuk di Puncak

19 April 2026 - 21:46 WIB

Kopi kabut sevillage
Trending di Berita