Menu

Mode Gelap
Isu Harga BBM Naik 1 April 2026, Hiswana Migas Cianjur Pastikan Hoaks dan Stok Aman Pasca Lebaran 2026, DPRD Cianjur Gelar Halal Bihalal dan Langsung Rapat Paripurna Pasutri Tewas Terseret Banjir di Puncak, Pemkab Cianjur Desak Perbaikan Drainase Jenazah Wanita Ditemukan di Waduk Cirata, Polisi Pastikan Terkait Kecelakaan di Cipanas Pengumuman SNBP 2026 Dijadwalkan 31 Maret Pukul 15.00 WIB, Ini Cara Cek Hasilnya Longsor Terjang 17 Titik di Cidaun Cianjur, Akses Jalan Desa Cibuluh Putus Total

Berita

Heboh! Usai Dilantik, Puluhan Pegawai Pemda Cianjur Ajukan Gugatan Cerai, Wanita Mendominasi

badge-check


					3.559 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 saat dilantik di lapangan Yonif 300 Raider. (Foto : InfoCianjur) Perbesar

3.559 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 saat dilantik di lapangan Yonif 300 Raider. (Foto : InfoCianjur)

CIANJUR TIMES – Sebuah fenomena mengejutkan melanda lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Cianjur. Sejak awal tahun hingga pertengahan Juli 2025, tercatat 32 pegawai Pemda cerai atau mengajukan permohonan izin cerai ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur.

Angka ini terbilang menarik, sebab 27 orang di antaranya adalah perempuan atau berstatus istri, sementara sisanya hanya lima orang laki-laki. Jumlah pengajuan cerai ini bahkan terbilang meningkat signifikan, terutama setelah pelantikan massal PPPK pada 6 Maret 2025 lalu.

Analis SDM Aparatur Ahli Muda BKPSDM Kabupaten Cianjur, Usman Yusuf, membenarkan adanya tren peningkatan pengajuan cerai sejak awal tahun.

“Berdasarkan data dari BKPSDM, dari Januari sampai 22 Juli 2025, ada 32 orang yang ajukan izin cerai. Terdiri dari 20 PNS dan 12 PPPK. Untuk jenis kelamin, laki-laki hanya lima orang, sisanya perempuan,” kata Usman kepada wartawan pada Selasa (22/7/2025).

Menurut Usman, mayoritas pengajuan berasal dari dua instansi besar, yaitu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur. Kedua dinas ini memang memiliki jumlah ASN dan PPPK yang cukup besar di lingkungan pemerintahan daerah.

Gaji Lebih Besar hingga Masalah Lama Jadi Alasan Pegawai Pemda Cerai

Meningkatnya angka permohonan cerai ini sangat berkaitan dengan pelantikan PPPK, yang membuat penghasilan istri lebih besar daripada suami. Selain itu, banyaknya gugatan juga karena pengaruh masalah rumah tangga yang sudah lama terjadi.

“Memang setelah pelantikan banyak yang mengajukan, tapi alasan perceraian kebanyakan sudah terjadi sejak lama. Setelah resmi jadi PPPK, mereka baru punya keberanian dan kemudahan mengurus administrasinya,” jelas Usman.

Dari 32 permohonan cerai, 70 persen di antaranya disebabkan oleh faktor ekonomi, serta persoalan pribadi yang sudah tidak bisa diperbaiki.

“Kita sudah coba lakukan pendekatan, siraman rohani, dan juga kami minta keterangan. Tapi rata-rata memang sulit rujuk, sudah lama berpisah secara batin,” tuturnya.

Usman juga menjelaskan, untuk pengesahan SK cerai, saat ini berada dalam lingkup tanggung jawab Sekretaris Daerah (Sekda), bukan lagi oleh Bupati. Ini sesuai dengan pelimpahan kewenangan administratif pasca-pelantikan PPPK.

“Ada juga guru dari Ciranjang yang baru saja kita BAP (berita acara pemeriksaan), termasuk 7 orang lainnya yang SK-nya masih dalam proses tanda tangan,” jelasnya.

Tidak hanya PPPK yang baru mendapat SK, beberapa ASN juga mengajukan cerai menjelang pensiun demi penertiban administrasi kepegawaian.

“Banyak juga ASN yang sebenarnya sudah lama pisah, tapi baru mengajukan secara resmi agar masa pensiunnya lebih tenang dan tidak terbebani status hukum,” tutup Usman(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Harga BBM Naik 1 April 2026, Hiswana Migas Cianjur Pastikan Hoaks dan Stok Aman

31 Maret 2026 - 17:48 WIB

harga bbm naik

Pasca Lebaran 2026, DPRD Cianjur Gelar Halal Bihalal dan Langsung Rapat Paripurna

31 Maret 2026 - 16:15 WIB

DPRD Cianjur

Pasutri Tewas Terseret Banjir di Puncak, Pemkab Cianjur Desak Perbaikan Drainase

31 Maret 2026 - 15:32 WIB

Perbaikan Drainase

Jenazah Wanita Ditemukan di Waduk Cirata, Polisi Pastikan Terkait Kecelakaan di Cipanas

30 Maret 2026 - 12:13 WIB

jenazah Wanita

Pengumuman SNBP 2026 Dijadwalkan 31 Maret Pukul 15.00 WIB, Ini Cara Cek Hasilnya

30 Maret 2026 - 10:43 WIB

pengumuman snbp 2026
Trending di Berita