Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

RSUD Cimacan Terpilih sebagai Pelaksana Program Internship Dokter Indonesia 2025

badge-check

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: photo; 
hw-remosaic: false; 
touch: (-1.0, -1.0); 
sceneMode: 2; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (6, 0); 
aec_lux: 129.65047; 
aec_lux_index: 0; 
albedo:  ; 
confidence:  ; 
motionLevel: -1; 
weatherinfo: null; 
temperature: 33; Perbesar

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: photo; hw-remosaic: false; touch: (-1.0, -1.0); sceneMode: 2; cct_value: 0; AI_Scene: (6, 0); aec_lux: 129.65047; aec_lux_index: 0; albedo: ; confidence: ; motionLevel: -1; weatherinfo: null; temperature: 33;

CIANJUR TIMES – Rumah sakit milik pemerintah di ujung utara Kabupaten Cianjur, RSUD Cimacan, menorehkan prestasi membanggakan di dunia medis. RSUD Cimacan kini resmi menjadi salah satu rumah sakit pelaksana Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) pada tahun 2025.

Program PIDI merupakan kewajiban bagi dokter lulusan baru sebelum mereka terjun langsung ke lapangan praktik atau melanjutkan pendidikan spesialis. Ini adalah langkah penting dalam menyiapkan tenaga medis profesional di Indonesia.

Pendamping Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) RSUD Cimacan, dr. Shelly Silvia Bintang, menjelaskan bahwa sebanyak 16 dokter umum akan mengikuti program ini selama satu tahun penuh. Setelah menjalani orientasi awal, para peserta akan mengikuti berbagai pelatihan dan evaluasi berkala.

“Tahapan ini mereka lakukan sebelum memperoleh rekomendasi dan izin praktik dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” kata Shelly, Senin (9/6/2025).

Peserta akan menjalani evaluasi secara berkala sepanjang tahun. Laporan terkait hasil kerja mereka akan langsung masuk ke Kemenkes sebagai dasar penilaian akhir.

“Setelah satu tahun, jika target terpenuhi, Kemenkes akan mengeluarkan surat rekomendasi dan izin praktik,” paparnya.

Shelly juga menyebutkan, selama menjalani program ini, segala kebutuhan dan biaya hidup para peserta akan Kemenkes tanggung sepenuhnya.

“Mereka tidak dikenakan biaya sama sekali, bahkan mendapatkan tunjangan hidup yang dibayarkan langsung oleh Kemenkes,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

17 Okt 2026 - 17:40 WIB

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

16 Okt 2026 - 15:45 WIB

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

16 Okt 2026 - 14:00 WIB

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

15 Okt 2026 - 20:46 WIB

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap

15 Okt 2026 - 16:53 WIB

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap
Trending di Berita