Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Harga Daging Sapi Melonjak, Pedagang Sepi Pembeli Jelang Lebaran di Cianjur

badge-check

Harga daging sapi di sejumlah pasar di Kabupaten Cianjur mengalami kenaikan. Akibatnya, sejumlah pedagang daging mengalami penurunan omset akibat menurunnya pembeli. (Foto : Vito/cianjurtimes.com) Perbesar

Harga daging sapi di sejumlah pasar di Kabupaten Cianjur mengalami kenaikan. Akibatnya, sejumlah pedagang daging mengalami penurunan omset akibat menurunnya pembeli. (Foto : Vito/cianjurtimes.com)

Cianjur, cianjurtimes.com – Menjelang perayaan Idulfitri, pedagang daging sapi di pasar tradisional Cianjur mengalami penurunan drastis dalam penjualan akibat lonjakan harga daging sapi yang signifikan. Situasi ini kontras dengan kondisi pasar daging ayam yang harganya tetap stabil, meskipun penjualannya juga mengalami penurunan.

Rikekeu (31), seorang pedagang daging sapi di Pasar Induk Jebrod, mengungkapkan kekhawatirannya atas kenaikan harga yang terus terjadi.

“Hampir setiap hari harga daging sapi naik. Dari Rp130.000 menjadi Rp150.000 per kilogram,” ujarnya pada Jumat (28/3/2025).

Ia menambahkan bahwa penurunan penjualan sangat terasa dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pembeli sangat sepi. Kami memperkirakan puncak keramaian mungkin terjadi pada H-2 Lebaran,” katanya.

Rikekeu menceritakan pengalaman tahun lalu, di mana ia mampu menjual hingga 3 ton daging sapi pada H-3 Lebaran, dengan omset mencapai Rp300-400 juta. Namun, tahun ini situasinya jauh berbeda.

Di sisi lain, harga daging ayam di pasar tetap stabil. Toni (36), seorang penjual daging ayam di Pasar Muka Ramayana, menyatakan bahwa harga daging ayam masih bertahan di Rp38.000 per kilogram.

“Harga tetap stabil, tetapi penjualan menurun,” katanya.

Toni menjelaskan bahwa tahun lalu, ia bisa menjual hingga 1 ton atau 500-600 ekor ayam, dengan omset mencapai Rp40 juta. Namun, tahun ini, penjualan sangat lesu.

“Sekarang, menjual 3 kuintal saja sudah alhamdulillah,” ujarnya.

Toni menduga bahwa sepinya pembeli disebabkan oleh kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Biasanya, munggahan pertama sudah ramai, tetapi sekarang sangat sepi,” pungkasnya.

Para pedagang berharap kondisi pasar segera membaik dan daya beli masyarakat kembali meningkat menjelang hari raya Idulfitri.(Vit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

17 Okt 2026 - 17:40 WIB

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

16 Okt 2026 - 15:45 WIB

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

16 Okt 2026 - 14:00 WIB

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

15 Okt 2026 - 20:46 WIB

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap

15 Okt 2026 - 16:53 WIB

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap
Trending di Berita