Menu

Mode Gelap
DPRD Dorong Pemkab Cianjur Susun Regulasi Tindak Lanjuti Aturan Pemerintah Pusat tentang Disiplin ASN Motif Hanya Ingin Gaya-gayaan, Pelaku Freestyle Motor Viral di Cianjur Diamankan Polisi Usai Insiden Evakuasi Pendaki, TNGGP Tegaskan Pendaki Tektok Wajib Daftar Daring Bupati Cianjur Buka PORSADIN XII, Dorong Santri Berprestasi dan Berkarakter Puluhan Hektare Sawah di Ciranjang Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang, Petani Rugi Ratusan Juta Bupati Cianjur Resmikan Gedung Baru SDN Pasirkelewih, Lokasi Sekolah Kini Lebih Dekat dengan Permukiman

Berita

Bekerjasama dengan Unpad, DPPKBP3A Cianjur Sosialisasikan RAD PUG

badge-check


					Bekerjasama dengan Unpad, DPPKBP3A Cianjur Sosialisasikan RAD PUG Perbesar

CIANJUR – Bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Cianjur menggelar giat bersama dalam pembuatan rencana aksi daerah (RAD).

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta para kelompok kerja Pengarusutamaan Gender (PUG) Cianjur mengikuti acara yang berlangsung di Hotel Sangga Buana, Jalan Cipanas, Selasa (26/11/2024).

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DPPKBP3A Cianjur, Tenty Maryanti mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rapat koordinasi dan sosialisasi tentang RAD PUG di Cianjur.

“Alhamdulillah untuk tahun ini Kabupaten Cianjur berhasil menyusun RAD untuk tahun 2025 sampai tahun 2030. Untuk PUG itu sendiri merupakan strategi pembangunan yang beraliran gender dan beraliran untuk laki-laki dan perempuan. Itu termasuk di dalamnya dari mulai perencanaan pelaksanaan sampai dengan evaluasi,“ ujarnya.

Ia menjelaskan, aksi gender akan diterapkan di OPD masing-masing. Misal PUTR dalam pembangunan jalan dan jembatan atau Distarkim dalam pembangunan MCK, maka harus ramah untuk gender alias bisa dimanfaatkan semua orang termasuk anak-anak.

“Jadi harus ramah, baik untuk gender laki-laki, perempuan, anak-anak. Termasuk ketika pembuatan trotoar, maka harus ramah bagi semua pengguna jalan termasuk disabilitas,“ katanya.

RAD PUG jadi Indikator keberhasilan DPPKBP3A

Terkait kekerasan terhadap anak, Tenti menyebutkan, terdapat evaluasi dan tingkatannya, seperti tingkat pratama, madya dan utama. Cianjur, sambung dia, sudah berada di tingkat madya alias mengalami peningkatan karena sebelumnya tingkat pratama.

“Dengan program dare to speak bersama dengan Unpad ini, untuk pengaduan dari masyarakat, semua pengaduan meningkat yang sebelumnya hanya puluhan sekarang menjadi ratusan pengaduan. Di situ terlihat kenaikan dalam pengaduan kasus, masyarakat berani untuk bicara,“ bebernya.

Ia menyebutkan, peningkatan program tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan DPPKBP3A Cianjur. Khususnya dalam menyosialisasikan program dare to speak alias berani untuk bicara.

“Alhamdulillah kami bisa menyampaikan kepada masyarakat, bahwa penanganan pelaporan kepada kami, akan kami layani dengan gratis. Dan nomor aduan yang sudah tersebar di semua kantor instansi kecamatan, ataupun di setiap sekolah. Terdapat juga ruang barcode nya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Dorong Pemkab Cianjur Susun Regulasi Tindak Lanjuti Aturan Pemerintah Pusat tentang Disiplin ASN

19 Juli 2026 - 23:27 WIB

disiplin sn

Motif Hanya Ingin Gaya-gayaan, Pelaku Freestyle Motor Viral di Cianjur Diamankan Polisi

19 Juli 2026 - 10:55 WIB

Freestyle motor

Usai Insiden Evakuasi Pendaki, TNGGP Tegaskan Pendaki Tektok Wajib Daftar Daring

19 Juli 2026 - 07:22 WIB

pendakian gunung gede

Bupati Cianjur Buka PORSADIN XII, Dorong Santri Berprestasi dan Berkarakter

18 Juli 2026 - 20:19 WIB

Porsadin

Puluhan Hektare Sawah di Ciranjang Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang, Petani Rugi Ratusan Juta

18 Juli 2026 - 13:53 WIB

Sawah Kering
Trending di Berita