Menu

Mode Gelap
Pemkab Terapkan Aturan Terkait Larangan Perkebunan Sawit di Cianjur Jalur Kereta Api Cianjur-Bandung Bakal Aktif Lagi, Pemkab Siapkan Pembenahan Total Perluas Jangkauan, RSUD Cimacan Jalin Kerja Sama Strategis dengan Lima Instansi Panduan Lengkap Pendaftaran Tamtama: Jadwal dan Syarat rekrutmen TNI AD 2026 Saksi Sebut Dominasi Stafsus Bikin Pegawai Kemendikbud Ketakutan di sidang nadiem makarim Buruan Klaim! Daftar Kode Redeem FC Mobile 6 Januari 2026, Banjir Gems dan Pemain Ikonik

Berita

Cegah Kekerasan Terhadap Anak, DPPKBP3A Luncurkan Program Inovatif TAUC-0

badge-check


					Cegah Kekerasan Terhadap Anak, DPPKBP3A Luncurkan Program Inovatif TAUC-0 Perbesar

CIANJUR – Sebagai upaya mencegah kekerasan dan perkawinan anak, Forum Anak Cianjur (FAC) meluncurkan program inovatif Bernama Taman Anak untuk Cianjur Nol Kekerasan dan Kawin Anak (TAUC-0).

Kabid PPPA Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Cianjur, Tenti Maryanti menilai, program tersebut merupakan langkah karena adanya peningkatan kasus kekerasan terhadap anak (KTA).

“Kenakalan remaja dan masih terjadinya pernikahan usia anak di Kabupaten Cianjur. Dari hasil telaahan salah satu penyebabnya adalah banyaknya waktu luang anak yang tidak dimanfaatkan untuk kegiatan positif,” ujarnya, Rabu (10/7/2024).

BACA JUGA : Kolaborasi Pentahelix, Sinergi DPPKBP3A dan YAG Cianjur Cegah Perkawinan Anak

Menurutnya, program TAUC-0 bertujuan untuk memberikan wadah bagi anak agar mereka dapat menghabiskan waktu luang dengan kreativitas dan aktivitas positif. Termasuk yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Tenti juga menyebut, perancangan kegiatan ini juga untuk mengurangi risiko terjadinya kekerasan, kenakalan dan pernikahan di bawah umur serta memperkaya pengetahuan.

“Melalui kegiatan yang positif. Beberapa di antara kegiatannya adalah sosialisasi, permainan edukasi dan permainan gembira, olah raga, kesenian dan lain lain,” paparnya.

Ia berharap ke depannya program TAUCO-0 ini bisa berjalan lancar. Selain itu dapat menjadi salah satu program dalam mengurangi fenomena yang terjadi saat ini.

“Dengan program ini, semoga bisa berjalan dan dapat mengurangi fenomena yang saat ini terjadi seperti kekerasan dan penikahan anak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Terapkan Aturan Terkait Larangan Perkebunan Sawit di Cianjur

7 Januari 2026 - 19:57 WIB

Larangan perkebunan sawit

Jalur Kereta Api Cianjur-Bandung Bakal Aktif Lagi, Pemkab Siapkan Pembenahan Total

7 Januari 2026 - 11:48 WIB

kereta cianjur-padalarang

Perluas Jangkauan, RSUD Cimacan Jalin Kerja Sama Strategis dengan Lima Instansi

7 Januari 2026 - 10:40 WIB

RSUD Cimacan

Panduan Lengkap Pendaftaran Tamtama: Jadwal dan Syarat rekrutmen TNI AD 2026

6 Januari 2026 - 19:42 WIB

rekrutmen tni ad 2026

Saksi Sebut Dominasi Stafsus Bikin Pegawai Kemendikbud Ketakutan di sidang nadiem makarim

6 Januari 2026 - 19:33 WIB

sidang nadiem makarim
Trending di Berita