CIANJUR TIMES – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diisi dengan santunan kepada 350 anak yatim piatu, perlombaan, dan penyerahan penghargaan. Kegiatan yang berlangsung pada 10–12 Oktober 2026 ini juga menjadi ajang untuk mendorong pengembangan pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Mengusung tema “Cipanas Ngahiji”, rangkaian kegiatan tersebut melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, unsur TNI dan Polri, pelaku usaha, perwakilan sekolah, serta masyarakat. Pada penutupan, Senin (12/10/2026), panitia menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para peserta.
Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe, yang menghadiri rangkaian peringatan pada Sabtu (10/10/2026), mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia berharap peringatan hari jadi kecamatan dapat memperkuat kepedulian sosial dan partisipasi masyarakat.
“Alhamdulillah setelah perjalanan panjang 22 tahun, akhirnya Kecamatan Cipanas tahun ini 2026 alhamdulillah ada sedikit rezeki, ada pihak-pihak yang memang mau membantu dari awal,” ujar Ramzi.
Salah satu kegiatan sosial dalam rangkaian peringatan tersebut berupa santunan kepada 350 anak yatim piatu. Pemilik Rumah Makan Alam Sunda, Haji Pandi Adam, turut memberikan santunan kepada para penerima.
Selain kegiatan sosial, Ramzi menekankan pentingnya mengenalkan sejarah lokal kepada generasi muda. Menurutnya, perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk memperluas pengetahuan masyarakat mengenai perjalanan sejarah Cipanas.
“Ini kan eranya sudah gadget, informasi sudah terbuka seluas-luasnya. Saya mengarahkan kepada anak-anak kita, kepada orang tua, coba buka deh selain pelajaran di sekolah, tentang perjalanan Cipanas yang sudah sangat panjang,” katanya.
Ia juga mendorong pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat untuk terus berinovasi sesuai potensi wilayah. Menurut Ramzi, produktivitas masyarakat dan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan Cipanas.
“Tugas dari camat, kepala desa, dan lain-lain tinggal mempertahankan dan cari inovasi-inovasi terbaru. Kebetulan warga di sekitar Cipanas ini saya melihat sudah cukup produktif dan sumber daya manusianya sudah cukup aktif,” ujarnya.
Event Pariwisata Berpeluang Menggerakkan Ekonomi
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Kabupaten Cianjur, Tita Rosilawati, mengapresiasi penyelenggaraan HUT ke-22 Kecamatan Cipanas. Menurutnya, peringatan tahun ini menjadi penyelenggaraan pertama dengan rangkaian kegiatan dan perlombaan yang melibatkan masyarakat dalam format tersebut.
Tita menilai kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang promosi potensi daerah sekaligus memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat dan pengunjung.
“Saya mewakili Bapak Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tentu sangat mengapresiasi dan bangga kepada seluruh masyarakat Cipanas, Pak Camat, serta para kepala desa yang bisa merealisasikan perayaan hari ulang tahun ini,” ujar Tita saat menghadiri penutupan kegiatan, Senin (12/10/2026).
Ia mengatakan, kegiatan berbasis potensi lokal berpeluang memperkuat citra pariwisata Kabupaten Cianjur. Pelibatan berbagai unsur masyarakat juga dinilai dapat membuka peluang perputaran ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.
“Event pariwisata ini memang dapat mendongkrak pariwisata dan perekonomian warga setempat,” katanya.
Tita berharap Cipanas semakin berkembang sebagai salah satu pintu masuk sekaligus etalase pariwisata Cianjur, khususnya bagi wisatawan dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, pengelola destinasi wisata, sektor perhotelan, dan pelaku usaha untuk memperkuat promosi pariwisata melalui berbagai kegiatan daerah.
Kecamatan Evaluasi Pelaksanaan untuk Tahun Berikutnya
Camat Cipanas, Dindin Amaludin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian peringatan HUT ke-22 Kecamatan Cipanas. Ia berharap semangat kebersamaan melalui tema “Cipanas Ngahiji” dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang telah membersamai kegiatan ini. Ternyata Cipanas ngahiji, satu rasa untuk kita semua. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan menjadi catatan dan awal kebangkitan kita di era baru ini untuk menjadikan Cipanas sejahtera,” kata Dindin.
Menurutnya, pelaksanaan tahun ini menjadi awal bagi kecamatan untuk mengembangkan kegiatan serupa dengan persiapan yang lebih matang pada tahun mendatang. Pemerintah kecamatan akan mengevaluasi kelebihan dan kekurangan penyelenggaraan sebagai bahan perbaikan.
“Di tahun 2027 nanti akan ada kegiatan yang luar biasa. Kegiatan hari ini menjadi torehan awal, dan tahun depan akan kita evaluasi sejauh mana kelebihan serta kekurangannya untuk disempurnakan,” ujarnya.
Ia berharap, evaluasi tersebut dapat menjadi dasar bagi penyelenggaraan kegiatan berikutnya. Dengan persiapan dan kolaborasi yang lebih baik, peringatan HUT Kecamatan Cipanas tidak hanya menjadi agenda seremonial. Tetapi juga membuka ruang bagi kegiatan sosial, promosi pariwisata, dan pengenalan produk UMKM lokal.***













